RadarBanyuwangi.id - Maraknya penggunaan petasan jenis bazoka pada Ramadan kali ini, memaksa kepolisian turun tangan. Apalagi, suara mercon itu sudah meresahkan warga dan membahayakan.
Sejumlah anak-anak yang gemar menyulut petasan mercon jenis bazoka di Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, dikumpulkan dan diberi pengertian. “Permainan mercon ini membahayakan, kami beri pengertian,” terang Bhabinkamtibmas Desa Kradenan, Aiptu Sunardi.
Menurut Sunardi, yang suka bermain mercon jenis bazoka itu pada umumnya anak-anak. Mereka perlu diberi pembinaan dan pengertian kalau bermain mercon dengan bahan bakar spirtus itu bisa mengancam keselamatannya. “Suara ledakan petasan bazoka mengganggu warga,” ujarnya.
Anak-anak membunyikan petasan di tengah permukiman warga. Dan itu, membuat warga tidak nyaman dan sangat mengganggu. “Banyak keluhan masyarakat terkait bunyi ledakan petasan,” cetusnya pada Jawa Pos Radar Genteng.(kri/abi)
Editor : Ali Sodiqin