RadarBanyuwangi.id – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan Wakil Bupati (Wabup) Banyuwangi, H. Sugirah bersama jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Banyuwangi mengikuti rapat kordinasi (rakor) dan mendengarkan arahan Presiden RI Joko Widodo, dari Kantor Desa Siliragung, Kecamatan Siliragung, kemarin (14/4).
Dalam rakor bersama presiden itu, jajaran Forpimda yang hadir Kapolresta Banyuwangi, Kombes Arman Asmara Syarifudin, Danlanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Joko Setiyono diwakili Palaksa Lanal Banyuwangi, Mayor Laut (P) Heri Handoko, dan Dandim Banyuwangi, Letkol Inf Yuli Eko Purwanto diwakili Pasiter Kodim Kapten Inf Edi S. Dari jajaran DPRD Banyuwangi hadir anggota Komisi I Patemo. Selain itu, sejumlah pejabat Pemkab Banyuwangi juga ikut dalam kegiatan yang berlangsung secara virtual tersebut.
Dalam kesempatan itu, bupati bersama jajaran secara seksama menyimak arahan presiden yang dilanjutkan paparan para menteri kordinator (Menko) di kabinet Indonesia Maju. Sejumlah arahan presiden yang menjadi atensi berkaitan penekanan Covid-19 dan pemulihan ekonomi. “Pertama, penanganan Covid-19, kedua, pertumbuhan ekonomi nasional,”jelas Presiden Joko Widodo dalam arahannya.
Presiden Joko Widodo juga meminta agar penanganan Covid-19 benar-benar dimaksimalkan. Sehingga, bisa mendorong pertumbuhan ekonomi. “Penanganan pasien harus konsisten, lakukan PPKM mikro agar menekan kasus baru,” katanya.
Selain itu, Presiden Joko Widodo juga menjelaskan penanganan Covid-19 meliputi penuntasan kasus Korona dan pelaksanaan kegiatan vaksinasi Covid-19 secara benar dan merata. “Untuk pertumbuhan ekonomi nasional, saya tekankan agar kepala daerah tidak menghambat investor yang akan berinvestasi di daerah,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu Presiden Joko Widodo meminta Gubernur, Bupati, dan Walikota dapat membantu dan meningkatkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di daerahnya masing-masing, baik dalam produksi maupun penjualan
Usai mengikuti rakor, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menegaskan akan mematuhi instruksi dari presiden tersebut. Ipuk menegaskan, Pemkab Banyuwangi saat ini telah melakukan refocusing anggaran untuk memperkuat sektor ekonomi. “Kami terus berupaya mendorong ekonomi arus bawah agar pulih, sesuai arahan Bapak Presiden Jokowi dan Gubernur Jatim Ibu Khofifah Indar Parawansa,” jelasnya.
Di sektor ekonomi, pemkab telah menggeber pemulihan ekonomi lokal, terutama UMKM dan sektor pertanian, serta perikanan. Di antaranya melalui pendampingan UMKM, pemberian alat usaha produktif gratis, warung naik kelas, gerakan hari belanja ke pasar dan UMKM, bantuan pupuk organik, hadirnya gerai pelayanan publik khusus nelayan, dan sebagainya. “Berbagai event dan program telah kita gelar untuk memacu perekonomian warga,” terangnya.(sli/abi)
Editor : Ali Sodiqin