RadarBanyuwangi.id – Tak butuh waktu lama bagi polisi polisi membekuk pelaku pencurian spiker aktif di Masjid Baiturrahman, Desa Gumirih, Kecamatan Singojuruh. Dari hasil pemeriksaan saksi dan bukti di lokasi kejadian, maling itu berhasil ditangkap, kemarin (17/3).
Pelaku yang kini dijebloskan di ruang tahanan Polsek Singojuruh sambil menjalani pemeriksaan penyidik itu Suwandi, 40, warga Dusun Simbar, RT1, RW2, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu. “Pelaku kita tangkap di rumahnya,” cetus Kapolsek Simgojuruh, Iptu Abdul Rahman.
Menurut kapolsek, pelaku itu seorang residivis. Sebelumnya pernah berhubungan dengan polisi dalam kasus pencurian. Sebelum beraksi, pelaku ini melakukan survey di masjid. “Tersangka tidak tahu di masjid terpangsang kamera pengawas,” ujarnya.
Dengan berbekal obeng, jelas dia, tersangka masuk ke ruang samping mimbar yang dibuat untuk menyimpan barang dengan cara mencongkel dan merusak pintu. Di ruang itu, pelaku mengambil satu unit spiker aktif dan kotak amal. “Saat kejadian sepi, tersangka bisa beraksi dengan leluasa,” terangnya.
Selain mengamankan tersangka, polisi juga berhasil mengamankan satu kotak amal milik masjid, satu unit sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi P 3453 WG milik tersangka, dan satu unit spiker aktif berwarna cokelat. “Kami masih melakukan pengembangan, diduga tersangka ini tidak hanya beraksi di satu masjid saja,” katanya.
Atas perbuatannya itu, oleh penyidik pelaku dijerat pasal 363 (1) ke-5 KUHP atas tindak pidana pencurian dengan pemberatan. “Kasus ini terbongkar berkat informasi masyarakat dan rekaman dalam CCTV,” ungkapnya pada Jawa Pos Radar Genteng.
Seperti diberitakan harian ini sebelumnya, Masjid Baiturrahman di Dusun/Desa Gumirih, Kecamatan Singojuruh, selama ini menjadi langganan maling. Pelaku sering menggasak peralatan salat seperti sarung dan mukena. Tidak itu saja, kotak amal dan spiker milik masjid juga disikat.
Yang terbaru, aksi pencurian itu terekam CCTV yang sengaja dipasang di masjid. Dalam aksinya itu, pelaku yang hanya sendirian terlihat menggasak satu unit spiker aktif yang ada di dalam Masjid. Aksi itu, tercatat sekitar pukul 16.00 pada Senin sore (16/3). “Di masjid sering terjadi pencurian,” cetus takmir Masjid Baiturrahman Desa Gumirih, Kecamatan Singojuruh, H. Hadi Riyanto.(kri/abi)
Editor : Ali Sodiqin