GAMBIRAN - Jalan raya yang berada di depan kawasan Gardu Induk PLN Genteng di Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, kondisinya sangat membahayakan. Aspal di jalan itu banyak yang mengelupas dan penuh lumpur.
Di sisi barat jalan yang sudah lama tidak tersentuh perbaikan itu, sangat mengganggu bagi pengendara, khususnya sepeda motor. Sedangkan di sisi timur, kondisi jalan sangat berlumpur, ditambah lagi ada saluran air yang jebol dan cukup membahayakan bagi pengguna jalan yang datang dari arah barat.
Pada malam hari, pemotor yang tidak hati-hati bisa tergelincir dan jatuh ke jalan yang berlumpur. Kondisi ini cukup ironis, menginghat lokasi ini berada di dekat objek vital Gardu Induk PLN Genteng, dan tidak jauh dari jalur utama jurusan Banyuwangi-Jember. “Jalannya memang rusak parah,” cetus kepala Desa Yosomulyo, Joko Utomo Purniawan.
Menurut Joko, jalan yang rusak di sisi timur dengan banyak lumpur, itu sebelumnya oleh warga ditimbun dengan tanah karena rusak parah. “Jalannya memang rusak, warga gotong royong menutup dengan tanah,” cetusnya.
Untuk perbaikan jalan yang rusak itu, Joko mengungkapkan Dinas PU Cipta Karya, Perumahan, dan Permukiman Banyuwangi sudah melakukan pengukuran. Informasi yang diterima, akan ada perbaikan sepanjang 200 meter. “Kami berharap yang diperbaiki di sepanjang jalan yang rusak itu,” katanya.
Joko berharap PLN memiliki kesadaran untuk ikut memikirkan kondisi jalan di depan asetnya tersebut. Selama ini, respons PLN dirasakan kurang koordinatif dengan pemerintah desa. “Pihak Gardu PLN diajak ngomong tanggapannya kurang baik,” sebutnya.(sli/abi)
Editor : Ali Sodiqin