Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Rumput Terpapar Abu Berbahaya Bagi Hewan Ternak

Ali Sodiqin • Minggu, 14 Februari 2021 | 21:40 WIB
rumput-terpapar-abu-berbahaya-bagi-hewan-ternak
rumput-terpapar-abu-berbahaya-bagi-hewan-ternak



SONGGON – Abu vulkanik tidak hanya mengancam kesehatan manusia, tapi juga berbahaya bagi hewan ternak, termasuk unggas. Hewan makan rumput yang terkena abu dari semburan Gunung Raung yang kini sedang erupsi, itu bisa menganggu sistem pencernaannya.



Penegasan itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Arief Setiawan melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kabid Keswan dan Kesmavet) drh Nanang Sugiharto. Menurutnya, pada prinsipnya berkaitan aktifitas erupsi Gunung Raung hijauan pakan ternak yang terkontaminasi abu vulkanik, itu mengandung senyawa belerang. Disarankan, peternak mencuci atau menebahkan dulu pakan hijauannya sebelum diberikan pada hewan ternaknya. “Abu vulkanik yang menempel pada pakan hijauan dan dimakan hewan ternak, itu dapat mengganggu sistem kerja enzim pada rumen, dan itu dapat mengganggu sistem pencernaan,” terangnya.



Selain itu, terang dia, selama Gunung Raung erupsi yang mengeluarkan abu vulkanik jangan melepaskan hewan ternak dan hewan peliharaan lainnya seperti anjing dan kucing di tempat terbuka. Sebab, jika hewan itu terpapar abu vulkanik juga terancam iritasi pada selaput mata. Jika abu itu tertelan juga dapat mempengaruhi sistem pencernaannya. “Sebaiknya dimasukan ke kandang saja agar aman dan terhindar dari paparan hujan abu vulkanik. Hewan ternaknya sering dimandikan agar abu tidak tertelan saat melakukan grooming,” katanya.



Nanang menyampaikan sampai saat ini belum ada laporan terkait hewan ternak yang sakit atau mati akibat mengonsumsi pakan hijauan yang terpapar abu vulkanik Gunung Raung. “Belum ada laporan terkait itu, dan dirasa saat ini masih aman sebab sebaran abu juga terpantau tipis,” tandasnya



Salah satu warga, Aji Pambudi, 47, pemilik ternak asal Dusun Sragi Tengah, Desa Sragi, Kecamatan Songgon mengatakan saat ini abu vulkanik dengan tingkat ketebalan tipis banyak menempel pada permukaan rumput dan daun yang biasa dijadikan pakan ternak. Warga yang memiliki hewan ternak, masih memberi pakan rumput meski banyak abu Gunung Raung. “Banyak abu vulkanik pada rumput dan daun, dan kita berikan ke hewan ternak,” ujarnya.



Aji mengaku tidak bisa mengambil pilihan lain. Mereka juga tidak dapat memberi pakan pengganti rumput dan daun. Sampai saat ini, tidak ada keluhan pada hewan ternak meski diberi  pakan rumput dan daun yang terpapar abu vulkanik. “Tidak ada keluhan, hewan tenak masih mau makan seperti biasa,” terangya.(kri/abi)


Editor : Ali Sodiqin
#gunung raung