JawaPos.com – Nasib apes menimpa Lasemi, 87. Warga Dusun Sidorejo Wetan, RT 1 RW 1, Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, menjadi korban gendam. Kalung emas miliknya dengan berat 12 gram, berhasil dibawa kabur pelaku.
Aksi tukang gendam itu, terjadi pada Senin (16/9), sekitar pukul 18.00. Awalnya, pelaku datang ke rumah korban dengan alasan menanyakan alamat seseorang. Saat itu, pelaku yang tidak dikenal tersebut membawa dua bungkus bakso. ”Orang itu saya suruh masuk ke rumah,” terang Lasemi.
Setelah masuk ke rumah, terang dia, pria itu memberi bungkusan bakso. Lasemi mulanya menolak, tapi karena dipaksa akhirnya bakso itu diterima dan dimakan. ”Orang itu mengaku dari toko emas dan bertugas mengecek emas dari rumah ke rumah,” ungkapnya.
Usai menikmati bakso, Lasemi mengaku seperti tidak sadar. Semua perintah orang yang baru dikenal itu dituruti. Pelaku menyuruh Lasemi melepas kalung emas yang sedang dipakainya. Nenek itu menurut dan menyerahkan perhiasannya seberat 12 gram pada tamunya itu. ”Orang itu bilang kalung emas saya palsu. Saya lepas kalung saya dan memberikan kepada orang itu untuk diperiksa keasliannya,” paparnya.
Beberapa saat kemudian, tiba-tiba mata Lasemi terpejam. Saat membuka mata, dia merasa seperti linglung. Bersamaan dengan itu, pria yang memeriksa kalung emasnya itu juga sudah lenyap. ”Kalung saya ternyata dibawa kabur oleh orang itu. Saya juga lupa dengan wajahnya karena ia mengenakan masker,” ungkapnya.
Lasemi menyebut tamunya itu berbadan kurus tegap, rambut lurus cepak, berpakaian rapi, dan berkulit agak hitam. Setelah kecolongan, nenek itu langsung melaporkan pada ketua RT setempat. ”Saya cuma lapor pada ketua RT,” ujarnya.