PESANGGARAN - Cuaca di sekitar Laut Selatan, tampaknya masih belum bersahabat. Sampai saat ini, angin besar dan ombak tinggi masih sering terjadi. Malahan, ketinggian ombak itu mencapai empat meter.
Kondisi cuaca itu, mempengaruh penghasilan nelayan. Ikan hasil tangkapannya menurun drastis. Banyak nelayan, tidak berani melaut karena takut. “Di sepanjang pantai juga banyak sampah,” cetus Sukarno, 47, warga Dusun Lampon, Desa/Kecamatan Pesanggaran.
Sampah yang banyak di pantai itu, terang dia, berupa batang pohon. Sampah itu, terbawa oleh ombak dari tengah laut. “Tidak tahu sampah itu dari mana, yang pasti di sepanjang pantai banyak batang pohon,” ungkapnya.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi menganggap ombak di Laut Selatan yang tingginya mencapai empat meter itu masih dalam kewajaran. Hanya saja, para wisatawan dan masyarakat yang berada di sekitar pesisir pantai diminta untuk tetap waspada. “Semua berhati-hati,” cetus Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyuwangi, Eka Muharam.
Eka mengatakan ombak yang tinggi di Laut Selatan itu merupakan rutinitas tahunan. Sehingga, pihaknya tidak menaikkan status. Meski ada ombak tinggi, tidak ada laporan abrasi. “Kami masih terus pantau, dan kami juga berkoordinasi dengan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika),” ujarnya.
Ombak tinggi yang terjadi saat ini, lanjut dia, masih dalam kategori normal, khususnya di daerah Banyuwangi.
Tapi, itu cukup membahayakan bagi wisatawan yang beraktivitas di sekitar Pantai Selatan. “Ombak di Pantai Selatan termasuk tinggi, beberapa hari terakhir ketinggian ombak mencapai tiga hingga empat meter,” katanya.
Menurut Eka, ombak dengan ketinggian tiga hingga empat meter di Laut Selatan, itu dianggap masih tetap aman. “Laut Selatan dengan ombak tinggi empat meter masih aman, tapi warga harus hati-hati,” cetusnya.
Untuk para nelayan tradisional, Eka meminta untuk mewaspadai ombak yang tinggi itu. Sebab, ombak setinggi itu sangat berbahaya bagi nelayan yang mencari ikan dengan perahu tradisional. “Ombak setinggi empat meter itu berbahaya bagi nelayan yang akan menangkap ikan di laut,” ungkapnya.
Dengan adanya peringatan itu, para nelayan diminta untuk tidak memaksakan diri melaut, apalagi hanya mengandalkan perahu tradisional. Sebab, perahu itu tidak kuat menahan gempuran ombak setinggi empat meter. “Kami mengimbau agar nelayan tidak melaut saat ombak tinggi,” pintanya.
Editor : Rahman Bayu Saksono