PURWOHARJO - Diduga menghindari truk tangki air, Tossa dengan nomor polisi P 6709 VF yang dikendarai pasangan suami istri (pasutri) Marjono, 55, dan Jumiati, 50, warga Dusun Gumukrejo, Desa Sidorejo, Kecamatan Purwoharjo, nyemplung ke sungai di Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo, kemarin (17/4).
Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Pasutri yang naik Tossa berhasil selamat meski mengalami luka lecet. Keduanya akhirnya ditolong oleh warga sekitar. “Kendaraannya nyemplung ke sungai,” terang Kapolsek Purwoharjo AKP Ali Ashari melalui anggotanya Aiptu Sunardi.
Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 10.00, itu bermula saat kendaraan tossa yang dikendarai pasutri melaju dari arah barat dengan kecepatan sedang. Setiba di lokasi kejadian, dari arah berlawanan ada truk tangki air yang akan menyalip kendaraan di depannya. “Marjono berusaha menghindari truk tangki itu, karena mepet di pinggir jalan akhirnya nyemplung itu,” terangnya.
Dalam kecelakaan itu, lanjut dia, ada warga yang berada di belakang tossa. Dan warga itu, melihat saat angkutan tossa berusaha menghindar dari truk tangki yang melaju hingga makan marka jalan. “Dari keterangan saksi truk tangki melaju kencang, sehingga tidak ada yang menghadang atau memberhentikan,” ungkapnya.
Sementara itu, Marjono mengaku saat itu melihat ada truk tangki air dari arah depan melaju dengan kecepatan tinggi. Truk itu hendak menyalip kendaraan di depannya. “Kalau saya tidak minggir, malah bisa ditabrak,” katanya.
Marjono mengaku tidak sempat melihat nomor polisi truk tangki yang nyaris menabraknya itu. Saat salipan, kendaraannya sudah mulai nyeleret ke arah sungai dan barang bawaannya berupa bawang merah berantakan. “Tidak sempat lihat nopolnya truk tangki air itu, mas,” cetusnya.
Editor : Rahman Bayu Saksono