KALIBARU - Wisatawan asing asal Belanda, Dirk Anthonie Van der Maarel, 83, Kamis (8/3) sekitar pukul 14.15, ditemukan tewas di kolam renang Hotel Kalibaru Cottages, Dusun Barurejo, Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru.
Meninggalnya turis asing itu, sempat menggemparkan karyawan dan warga yang ada di sekitar hotel. Diduga, orang asing itu meninggal karena serangan jantung. “Memang ada bule yang meninggal di Hotel Cottages,” cetus Kapolsek Kalibaru, AKP Abdul Jabbar.
Dari hasil pemeriksaan petugas kesehatan, terang kapolsek, tidak ada luka bekas penganiayan. Dari rekam medis, wisatawan asing itu memiliki riwayat penyakit jantung. “Diduga terkena serangan jantung,” katanya.
Menurut kapolsek, turis asing ini menginap di Hotel Kalibaru Cottages bersama rombongan. Sekitar pukul 08.00, korban bersama rombongan sempat mendatangi perkebunan Glenfaloch di Dusun Krajan, Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, untuk melihat prose pembuatan gula.
Baru pada pukul 12.00, rombongan ini kembali ke hotel. “Dari Glenfaloch santai dan minum segelas air jeruk,” terangnya.
Baru pada pukul 13.30, jelas dia, korban bersama temannya Elly Janssen, 67, menuju kolam renang. Di kolam renang itu, korban mandi dan renang. Sedang temannya, Elly Janssen hanya bersantai di tepi kolam renang sebelah utara. “Korban sempat bilang harinya dingin,” cetusnya.
Saat mandi sambil berenang itu, masih kata kapolsek, korban sempat teriak minta tolong. Tapi saat dilihat oleh temannya, ternyata sudah terapung dengan kondisi tengkurap. Elly Janssen yang berada di dekat kolam renang, langsung teriak minta tolong. Dan orang yang kali pertama datang dan memberi pertolongan adalah Agisna Sirot, 17, karyawan hotel asal Desa Kaligung, Kecamatan Blimbingsari. “Oleh saksi dievakuasi dan diberi kejutan pada jantungnya, tapi tidak tertolong,” ucapnya.
Kapolsek AKP Abdul Jabbar mengaku setelah mendapat laporan langsung meluncur ke lokasi bersama Danramil Kapten Lukman Hartadi, dan tim medis RS Bhakti Husada Krikilan, Glenmore dr. Andrian Cristianto dan dr. Lusi dari Puskesmas Kalibaru. Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan satu strip obat jantung milik korban. Selain itu, dari pemeriksaan tim medis tidak ditemukan tanda kekerasan. Dugaan kuat, korban ini meninggal akibat serangan jantung. “Dokter telah memeriksa, tidak ada tanda kekerasan, diduga karena jantung,” terangnya. (*)
Editor : Rahman Bayu Saksono