Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tahun Ini Perayaan Ogoh-Ogoh Ditiadakan

Rahman Bayu Saksono • Sabtu, 24 Februari 2018 | 00:15 WIB
tahun-ini-perayaan-ogoh-ogoh-ditiadakan
tahun-ini-perayaan-ogoh-ogoh-ditiadakan

BANGOREJO - Menjelang pelaksanaan Hari Raya Nyepi, biasanya kalangan umat Hindu sibuk mempersiapkan pawai atau perayaan ogoh-ogoh. Untuk tahun ini, tampaknya akan ada yang berbeda. Sejumlah pura, menyatakan tidak akan membuat ogoh-ogoh.



Hari raya Nyepi, tahun ini akan jatuh pada 17 Ma­ret 2018. Biasanya, sebulan sebelum hari H se­jumlah pura sudah melakukan persiapan. “Tahun ini umat Hindu di Banyuwangi tidak adakan perayaan ogoh-ogoh,” cetus Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kecamatan Bangorejo, Wintoyo.



Menurut Wintoyo, peniadaan perayaan ogoh-ogoh itu karena pelaksanaan Hari Raya Nyepi 1 Saka 1940, itu berteparan dengan puja Saraswati sesuai dengan penanggalan Saka. “Hari Raya Nyepi kali ini bersamaan dengan puja Saraswati,” katanya.



Dua mumen itu sangat mungkin jatuh pada tanggal yang sama. itu karena penghitungannya memiliki cara berbeda. Hari Raya Nyepi selalu jatuh pada tahun baru Saka. Sedangkan puja Saras­wati itu setiap 210 hari. Sehingga, penanggalan itu sangat mungkin bisa bersama. “Tahun ini bareng,” terangnya.



Peniadaan perayaan ogoh –ogoh itu, terang dia, untuk menghormati pelaksanaan hari suci puja Saraswati. Dan itu sudah menjadi kesepakatan di kalangan Hindu. Makanya, warga yang biasanya menunggu momen ogoh-ogoh, diharapkan bisa mengeri dan memahaminya. “PHDI kabupaten sudah memberikan intruksi, tapi jika ada pura melaksanakan ogoh-ogoh ya tidak masalah,” jelasnya. (*)


Editor : Rahman Bayu Saksono
#bangorejo