Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

SMK Muhi Torehkan Prestasi Akademik dan Nonakademik

Ali Sodiqin • Selasa, 10 Oktober 2017 | 15:50 WIB
smk-muhi-torehkan-prestasi-akademik-dan-nonakademik
smk-muhi-torehkan-prestasi-akademik-dan-nonakademik

GENTENG – SMK Muhammadiyah 1 (Muhi) Genteng selalu mengedepankan kualitas dalam pendidikannya. Sebagai lembaga pendidikan umum yang berciri Islam, memiliki rasa tanggung jawab besar terhadap kaderisasi bangsa menghadapi era globalisasi dan reformasi.

Di ulang tahunnya yang ke-50 atau ulang tahun tahun emas, SMK Muhi telah banyak mencetak prestasi yang gemilang, baik bidang akademik maupun nonakademik. “Alhamdulilah, selain di usia yang ke-50 ini, kami masih dipercaya masyarakat dan pemerintah,” kata Kepala SMK Muhi Genteng, Moh Roffi.

Selain prestasi yang diraih oleh para siswa, terang dia, para guru SMK Muhi juga banyak yang berprestasi dan membanggakan. Untuk siswa, Laila Putri Ayu Lestari menjadi duta gandrung di Istana Negara dalam peringatan 17 Agustus 2017, Fadila menjadi peserta paskibra Banyuwangi, Heki Arja Wahyudi mewakili Banyuwangi dalam ajang LKS MM Jatim, dan Rendi Gunawan bersama Nur Baidowi menjadi juara pertama dalam robotika tingkat Provinsi Jawa Timur 2017. “ Kalau prestasi guru itu seperti Hadi Santoso masuk dalam olympiade guru nasonal duta Jatim 2017 dan Hani Dzakiyah sebagai Liasion Officer (LO) di Internasional Banyuwangi tour de Ijen,” ungkap suami Nanik Setyaningsih ini.

Menurut Roffi, saat ini siswa yang tertampung di SMK Muhi Genteng ada 1.028 siswa, sedang untuk PPDB 2017 sebanyak 316 siswa. Selain itu, sekolahnya ditunjang dengan fasilitas seperti laboratorium pemasaran, laboratorium administrasi perkantoran, laboratorium akutansi, laboratorium TKJ, dan laboratorium multimedia. “Ada lima program studi, yaitu   Akuntansi, APK, Pemasaran, TKJ, dan Manajemen,” cetusnya.

Roffi menyampaikan terima kasih pada pemerintah atau derektorat pembina SMK atas bantuan pengadaan 10 buah laptop, bantuan satu ruang praktek siswa (RPS) senilai 254 juta, dan bantuan satu ruang kelas baru (RKB) senilai 600 Juta.

Dengan bantuan dari pemerintah itu, Rofii berharap selain ingin terus meningkatkan kualitas SMK Muhi, dia juga berkeinginan semua lulusannya bisa langsung terserap di dunia usaha atau dunia industry. Semua siswa mampu mengamalkan ilmu pengetahuan , wawasan, dan keterampilan yang telah didapat dari sekolah, baik di tempat kerja maupun di masyarakat. Sehingga seluruh tamatan SMK Muhi berguna bagi nusa dan bangsa.(abi)

Editor : Ali Sodiqin
#smk muhammadiyah 1 genteng