A Plague Tale Kembali, Resonance Hadirkan Sophia dan Misteri Dua Era

Nabella Anastasya Pratiwi • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 14:38 WIB
Sophia menjadi tokoh utama baru dalam Resonance: A Plague Tale Legacy, yang membawa waralaba A Plague Tale ke cerita, mekanisme permainan, dan latar waktu yang berbeda. (Steam)
Sophia menjadi tokoh utama baru dalam Resonance: A Plague Tale Legacy, yang membawa waralaba A Plague Tale ke cerita, mekanisme permainan, dan latar waktu yang berbeda. (Steam)

RADAR BANYUWANGI - Waralaba gim A Plague Tale memasuki babak baru melalui Resonance: A Plague Tale Legacy yang resmi dirilis pada 27 Agustus 2026. Gim terbaru ini hadir untuk PC, PlayStation 5, serta Xbox Series X/S dengan pendekatan cerita dan gameplay yang berbeda dari dua judul sebelumnya.

Dikembangkan oleh Asobo Studio dan diterbitkan oleh Focus Entertainment, Resonance: A Plague Tale Legacy mengambil posisi sebagai prekuel yang berlatar 15 tahun sebelum peristiwa A Plague Tale: Requiem yang dirilis pada 2022.

Jika dua gim sebelumnya mengikuti perjalanan kakak-beradik Amicia dan Hugo, Resonance memperkenalkan tokoh utama baru bernama Sophia. Ia merupakan seorang perampok muda yang dikenal tangguh dan diperankan oleh Anna Demetriou.

Sophia tumbuh sejak kecil di tengah salah satu kelompok perampok yang paling ditakuti di Venesia. Kehidupannya kemudian berubah ketika ia berusaha mengungkap misteri mengenai masa lalunya sekaligus mencari obat untuk penyakit aneh yang telah dideritanya sejak kecil.

Perubahan juga terasa pada sisi permainan. Resonance lebih menonjolkan mekanisme stealth, sehingga pemain dituntut berhati-hati dalam menghadapi berbagai situasi. Namun, Sophia bukan sekadar karakter yang mengandalkan kemampuan mengendap-endap.

Ia memiliki kemampuan bertarung yang lebih agresif, termasuk melakukan parry untuk menangkis serangan lawan. Perpaduan stealth dan combat tersebut memberikan karakter permainan yang lebih dinamis dibandingkan dengan pendekatan yang dikenal dari seri sebelumnya.

Salah satu fitur yang paling menarik perhatian adalah mekanisme dual-timeline. Pemain dapat berpindah antara dua latar waktu, yakni Abad Pertengahan dan era peradaban Minoa kuno.

Kedua periode tersebut bukan sekadar latar yang berdiri sendiri. Alur di dalamnya saling berkaitan dan secara bertahap membuka misteri yang menjadi bagian penting dari perjalanan Sophia.

Asobo Studio juga tetap mempertahankan sejumlah elemen yang menjadi identitas A Plague Tale. Nuansa supernatural kembali menjadi bagian dari pengalaman permainan, kali ini dipadukan dengan sejarah dan mitologi peradaban Minoa.

Salah satu pendekatan baru yang dihadirkan adalah interpretasi terhadap mitos Minotaur. Unsur tersebut menjadi bagian dari upaya gim untuk mempertemukan kisah fiksi dengan latar sejarah dan mitologi yang lebih luas.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Resonance A Plague Tale Legacy