Mortal Shell II Resmi Dirilis, Hadirkan Open World Lebih Luas dan Pertarungan Fleksibel

Dava Fajril Rohman • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 12:41 WIB
Mortal Shell II resmi diluncurkan secara global pada 20 Agustus 2026 di PC, PlayStation 5, dan Xbox Series X|S. (Steam)
Mortal Shell II resmi diluncurkan secara global pada 20 Agustus 2026 di PC, PlayStation 5, dan Xbox Series X|S. (Steam)

RADAR BANYUWANGI - Mortal Shell II resmi diluncurkan secara digital pada 20 Agustus 2026 untuk PC melalui Steam, PlayStation 5, dan Xbox Series X|S.

Sekuel yang kembali dikembangkan Cold Symmetry dan diterbitkan Playstack ini memperluas formula permainan pertama dengan dunia yang lebih besar, eksplorasi bebas, serta sistem pertarungan yang dirancang lebih terbuka.

Sebelum perilisan umum, pemain yang melakukan pre-order Devout Edition sudah dapat memainkan game lebih awal melalui fitur Advanced Access.

Playstack menyebut edisi tersebut memberikan kesempatan bermain hingga 72 jam sebelum peluncuran reguler.

Dengan jadwal rilis 20 Agustus, akses lebih awal itu mulai tersedia pada 17 Agustus 2026. Devout Edition juga mencakup delapan skin Obsidian untuk Shell.

Peluncuran ini menjadi kelanjutan dari Mortal Shell yang sebelumnya dikembangkan Cold Symmetry.

Namun, Mortal Shell II tidak sekadar mempertahankan formula pendahulunya.

Playstack menjelaskan bahwa game baru tersebut merupakan sekuel mandiri yang membawa skala permainan lebih besar, sistem pertarungan yang lebih bebas, serta dunia terbuka yang saling terhubung.

“Playstack dan Cold Symmetry dengan bangga mengumumkan bahwa game fantasi kekuatan kelam Mortal Shell II akan tersedia secara digital di seluruh dunia pada tanggal 20 Agustus 2026,” tulis Playstack dalam pengumuman resminya.

Dunia Mortal Shell II menempatkan pemain sebagai Harbinger, sosok yang memiliki misi untuk merebut kembali Ova milik Undermether dari makhluk-makhluk yang menjaganya.

Petualangan berlangsung di dunia yang dirancang untuk mendorong eksplorasi, dengan berbagai jalur, wilayah, struktur tersembunyi, dan lokasi berbahaya yang saling terhubung.

Salah satu elemen yang tetap menjadi identitas utama seri ini adalah Shell.

Pemain dapat menemukan tubuh para pejuang yang telah lama mati, kemudian membangkitkan dan menggunakannya untuk memperoleh kemampuan bawaan yang berbeda.

Mekanisme tersebut memberi ruang bagi pemain untuk menyesuaikan cara bermain berdasarkan karakteristik Shell yang digunakan.

Dari sisi pertempuran, Mortal Shell II memperluas pilihan pemain melalui kombinasi kemampuan Shell, persenjataan, dan berbagai peningkatan.

Playstack juga menyebut sistem pertarungannya tidak lagi dibatasi oleh stamina, sehingga pemain dapat menggunakan lebih banyak pendekatan untuk menghadapi lawan, termasuk menghancurkan posture musuh dan melancarkan serangan kritis.

Eksplorasi menjadi bagian penting dari pengalaman tersebut.

Dunia open world dalam game ini menghubungkan berbagai lokasi melalui jalur-jalur yang dapat ditelusuri pemain.

Sepanjang perjalanan, pemain dapat menemukan Shell baru, senjata, peningkatan, curiosities, serta elemen cerita tambahan.

Playstack menyebut terdapat lebih dari 60 dungeon yang tersebar di antara berbagai lokasi tersebut.

Untuk pemain yang memilih edisi reguler, Mortal Shell II dibanderol mulai US$49,99 secara digital.

Sementara Devout Edition dijual dengan harga mulai US$59,99 dan menawarkan akses bermain lebih awal serta delapan skin Obsidian.

Mortal Shell II menjadi ekspansi besar terhadap konsep game pertamanya.

Bagi penggemar action RPG dengan eksplorasi dan pertarungan menantang, judul ini kini sudah tersedia di tiga platform utama tersebut.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Mortal Shell II Mortal Shell II 2026 Mortal Shell II PS5 Xbox PC Game action RPG Cold Symmetry Playstack