Dua Dekade Berlalu, Need for Speed: Underground 2 Masih Jadi Standar Emas Gim Balap Jalanan

Nabella Anastasya Pratiwi • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 15:17 WIB
Need for Speed: Underground 2 masih menjadi gim balap jalanan legendaris yang dikenang pemain. (IGN)
Need for Speed: Underground 2 masih menjadi gim balap jalanan legendaris yang dikenang pemain. (IGN)

RADAR BANYUWANGI - Bagi sebagian pencinta gim era 2000-an, nama Need for Speed: Underground 2 masih memiliki tempat khusus di ingatan. Gim balap jalanan besutan EA Black Box itu tidak sekadar menghadirkan adu kecepatan, tetapi juga menawarkan pengalaman menjelajah kota, membangun kendaraan impian, hingga meniti karier sebagai pembalap jalanan.

Dirilis pada November 2004, Need for Speed: Underground 2 menjadi salah satu seri tersukses dalam waralaba Need for Speed. Gim tersebut mencatat penjualan hingga 11 juta kopi di seluruh dunia dan berhasil menciptakan standar baru bagi genre balap jalanan.

Salah satu faktor yang membuat gim ini berbeda dari seri sebelumnya adalah penerapan konsep dunia terbuka atau open world. Melalui fitur Explorer Mode, pemain dapat berkeliling kota secara bebas untuk menemukan berbagai tantangan balapan yang tersebar di sejumlah lokasi.

Konsep tersebut memberikan pengalaman bermain yang lebih luas. Pemain tidak hanya mengikuti jalur balapan yang tersedia, tetapi juga memiliki kebebasan menjelajahi lingkungan kota fiktif bernama Bayview.

Dari sisi cerita, Need for Speed: Underground 2 mengisahkan perjalanan seorang pembalap yang meninggalkan Olympic City setelah mengalami pengkhianatan dari kelompok misterius. Tokoh utama kemudian memulai kembali kariernya dari bawah dengan tujuan menguasai dunia balap jalanan dan menghadapi para penguasa balapan di Bayview.

Namun, daya tarik terbesar gim ini berada pada sistem modifikasi kendaraan. Pemain diberikan keleluasaan untuk mengubah mobil melalui tiga kategori utama, yakni modifikasi visual, performa, dan kosmetik unik.

Fitur pengecatan serta penggunaan vinyl menjadi salah satu bagian yang paling banyak digemari. Pemain dapat menghias kendaraan dengan berbagai desain, bahkan menumpuk hingga enam lapisan vinyl atau stiker untuk menciptakan tampilan mobil sesuai selera.

Rama, salah satu pemain yang masih memainkan Need for Speed: Underground 2 hingga saat ini, menilai sistem modifikasi menjadi alasan utama gim tersebut tetap menarik.

“Banyak fitur modifikasinya sama lebih terbaru,” ujar Rama.

Menurutnya, kebebasan dalam mengubah tampilan kendaraan memberikan pengalaman berbeda dibandingkan seri pertama. Pemain merasa memiliki hubungan lebih dekat dengan mobil yang telah mereka bangun selama permainan.

Meski telah berusia lebih dari 20 tahun, Need for Speed: Underground 2 masih bertahan sebagai salah satu gim nostalgia yang kuat bagi banyak pemain. Tidak sedikit orang dewasa yang kembali memainkan gim tersebut untuk mengingat masa kecil ketika balapan jalanan virtual menjadi hiburan utama.

Perpaduan antara dunia terbuka, modifikasi kendaraan, serta atmosfer balap malam yang khas membuat Need for Speed: Underground 2 tetap dikenang sebagai salah satu gim balap paling berpengaruh dalam sejarah.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Need for Speed Underground 2