RADARBANYUWANGI.ID - Perkembangan teknologi yang semakin pesat membawa perubahan besar di berbagai sektor industri, termasuk industri gim. Kemajuan dari sisi kualitas grafis, inovasi fitur, hingga pengalaman bermain yang semakin interaktif mendorong para pengembang berlomba-lomba menghadirkan permainan dengan kualitas terbaik.
Di Indonesia, perkembangan tersebut turut memacu semangat para pengembang lokal untuk menghasilkan gim yang mampu bersaing di pasar internasional. Berbagai karya kreatif lahir dari tangan anak bangsa dan berhasil menarik perhatian pemain dari berbagai negara. Bahkan, beberapa judul sukses meraih prestasi sekaligus menjadi bukti bahwa industri gim Indonesia memiliki potensi besar di tingkat global.
Berikut tiga gim karya pengembang Indonesia yang berhasil mengharumkan nama bangsa di industri gim dunia.
Coral Island
Coral Island merupakan gim simulasi bertani yang dikembangkan oleh Stairway Games dan diterbitkan oleh Humble Games. Proyek ini mulai dikembangkan pada Mei 2019 oleh Jeremy dan Soma dengan semangat untuk membawa industri gim Indonesia ke panggung dunia.
Mengusung konsep kehidupan di sebuah pulau tropis, Coral Island menawarkan pengalaman berkebun, beternak, memancing, hingga menjelajahi gua dan menyelam ke dasar laut. Gim ini juga menghadirkan interaksi dengan berbagai karakter yang membuat alur permainan semakin menarik.
Resmi dirilis pada 14 November 2023, Coral Island mendapat sambutan positif dari komunitas gim internasional. Keberhasilannya terlihat dari pencapaian pendanaan, angka penjualan, serta popularitas yang terus meningkat di berbagai negara.
DreadOut
Genre horor menjadi salah satu kategori gim yang memiliki banyak penggemar di seluruh dunia. Indonesia pun berhasil mencuri perhatian melalui DreadOut, gim survival horor besutan studio pengembang Digital Happiness.
Permainan ini mengisahkan Linda, seorang siswi SMA yang bersama teman-teman dan gurunya terjebak di sebuah kota tua yang misterius. Untuk bertahan hidup, pemain harus memanfaatkan kamera ponsel sebagai senjata utama dalam menghadapi makhluk gaib.
Mekanisme permainan tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena berbeda dari kebanyakan gim horor lainnya. Terinspirasi dari seri Fatal Frame, DreadOut menghadirkan nuansa cerita rakyat serta berbagai hantu khas Indonesia yang membuat pengalaman bermain terasa lebih autentik dan berhasil menarik perhatian pemain mancanegara.
A Space for the Unbound
Keberhasilan berikutnya datang dari A Space for the Unbound, gim bergaya pixel art yang mengangkat kisah emosional tentang dua remaja bernama Atma dan Raya.
Permainan ini tidak hanya menyuguhkan petualangan, tetapi juga mengangkat isu kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, hingga pencarian jati diri. Alur cerita yang mendalam membuat gim ini mendapat banyak pujian dari kritikus maupun pemain.
Prestasi internasional pun berhasil diraih, di antaranya memenangkan Future Division Award pada Japan Game Awards 2022. Selain itu, gim ini juga masuk dalam jajaran nominasi pada The Game Awards 2023, sebuah pencapaian yang semakin memperkuat posisi Indonesia di industri gim global.
Keberhasilan ketiga gim tersebut menunjukkan bahwa pengembang lokal mampu menghasilkan karya berkualitas yang dapat bersaing di tingkat internasional. Dengan dukungan teknologi, kreativitas, serta inovasi yang terus berkembang, industri gim Indonesia memiliki peluang besar untuk terus tumbuh.
Dukungan masyarakat terhadap karya anak bangsa juga menjadi faktor penting agar semakin banyak gim lokal yang mampu menembus pasar global. Semakin banyak karya yang mendapat apresiasi, semakin besar pula peluang Indonesia menjadi salah satu kekuatan baru dalam industri gim dunia.
Editor : Lugas Rumpakaadi