Sempat Tertinggal, ONIC Balikkan Keadaan atas Aurora Gaming dan Lolos ke Semifinal MSC EWC 2026, Kairi Sebut Miskomunikasi Jadi Kendala Gim Pertama

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 12:54 WIB
ONIC memastikan langkah ke semifinal MSC Esports World Cup 2026 usai menumbangkan Aurora Gaming 3-2 melalui laga lima gim yang dramatis. (Tangkapan Layar YouTube MPL Indonesia)
ONIC memastikan langkah ke semifinal MSC Esports World Cup 2026 usai menumbangkan Aurora Gaming 3-2 melalui laga lima gim yang dramatis. (Tangkapan Layar YouTube MPL Indonesia)

RADARBANYUWANGI.ID - ONIC memastikan langkah ke babak semifinal Mobile Legends: Bang Bang Mid Season Cup (MSC) dalam ajang Esports World Cup (EWC) 2026. Wakil Indonesia itu membalikkan keadaan untuk mengalahkan Aurora Gaming asal Turki dengan skor tipis 3-2 pada pertandingan perempat final yang berlangsung di Paris, Prancis, Kamis (30/7/2026).

Kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. ONIC harus lebih dahulu tertinggal setelah Aurora Gaming tampil dominan pada gim pembuka. Bermain agresif sejak fase drafting, tim asal Turki itu mampu menguasai objektif dan rotasi sehingga menutup gim pertama hanya dalam waktu sekitar sembilan menit.

Jungler ONIC, Kairi, mengungkapkan penyebab buruknya penampilan tim pada gim pertama. Menurut dia, kendala utama berasal dari miskomunikasi antarpemain.

"Kalau game satu cuma ada miscommunication," ujar Kairi seusai pertandingan sebagaimana disiarkan MPL Indonesia, dikutip Antara.

Memasuki gim kedua, ONIC langsung melakukan evaluasi. Permainan mereka menjadi lebih disiplin dengan komposisi hero yang mampu meredam agresivitas Aurora sejak awal laga. Dominasi dalam berbagai team fight membuat Landak Kuning berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 hanya dalam waktu sekitar 11 menit.

Namun, Aurora kembali mengambil alih kendali pertandingan pada gim ketiga. Permainan kolektif yang rapi serta rotasi cepat membuat mereka mampu mengunci ruang gerak para pemain ONIC. Hasilnya, Aurora kembali unggul dan mengamankan match point.

Kairi mengakui lawannya tampil lebih siap secara strategi pada gim tersebut.

"Kalau game tiga memang mereka ngerti banget pick mereka. Jadi memang itu kendalanya," katanya.

Berada dalam tekanan tidak membuat mental bertanding ONIC goyah. Pada gim keempat yang berlangsung lebih dari 20 menit, pertandingan berjalan sengit sebelum ONIC menemukan momentum melalui satu team fight krusial. Seluruh pemain Aurora berhasil dilumpuhkan sehingga ONIC leluasa menghancurkan base lawan dan memaksakan pertandingan berlanjut ke gim penentuan.

Momentum kebangkitan itu terus berlanjut pada gim kelima. ONIC tampil lebih percaya diri dan mampu mengendalikan tempo permainan sejak awal. Penampilan impresif Kairi menggunakan hero Fanny menjadi pembeda dalam sejumlah pertarungan penting.

Koordinasi tim yang semakin solid membuat Aurora kesulitan membalikkan keadaan. ONIC akhirnya memastikan kemenangan 3-2 sekaligus membalas kekalahan mereka dari Aurora pada pertemuan sebelumnya.

Hasil tersebut mengantarkan ONIC ke babak semifinal MSC EWC 2026. Di fase empat besar, wakil Indonesia itu sudah ditunggu Team Spirit yang akan menjadi lawan berikutnya dalam perebutan tiket menuju grand final.

Menjelang laga semifinal, Kairi menegaskan timnya tidak akan melakukan persiapan khusus. Menurut dia, pola latihan tetap dijalankan seperti biasanya untuk menghadapi seluruh lawan.

"Buat besok sama saja sih, kita latihannya kayak gimana buat semua tim. Kalau strategi yang spesial enggak ada," ungkapnya.

Meski demikian, Kairi memberi sinyal ONIC masih menyimpan kejutan yang berpotensi menjadi senjata saat menghadapi Team Spirit.

"Ada sedikit, bakal lihat besok," pungkasnya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Antara
onic