RADARBANYUWANGI.ID - Layanan PlayStation Network (PSN) milik Sony mengalami gangguan massal yang berdampak pada pengguna di berbagai negara. Gangguan tersebut melumpuhkan hampir seluruh ekosistem digital PlayStation sehingga pemain tidak dapat mengakses berbagai layanan utama selama lebih dari enam jam.
Akibat insiden tersebut, pengguna PlayStation 5 (PS5), PlayStation 4 (PS4), PlayStation 3 (PS3), hingga PlayStation Vita dilaporkan tidak bisa masuk ke akun PlayStation Network, memainkan game secara daring, maupun mengakses PlayStation Store.
Melalui halaman PlayStation Service Status, Sony mengonfirmasi bahwa gangguan memang terjadi pada seluruh layanan yang berada di bawah jaringan PlayStation.
"Semua layanan sedang mengalami masalah," tulis Sony dalam pernyataan resmi yang diunggah melalui halaman status layanan PlayStation pada Jumat (24/7/2026).
Gangguan tersebut tidak hanya memengaruhi aktivitas bermain para pengguna, tetapi juga berdampak pada penyelenggaraan kompetisi esports. Kejuaraan EA Sports FC 26 dalam ajang Esports World Cup dilaporkan mengalami penundaan karena peserta tidak dapat mengakses layanan PlayStation Network secara normal.
Insiden ini terjadi di tengah langkah strategis Sony yang sebelumnya mengumumkan rencana menghentikan produksi cakram game fisik pada 2028. Perusahaan berencana mengalihkan distribusi game sepenuhnya ke format digital.
Kondisi tersebut kembali memunculkan kekhawatiran di kalangan publik mengenai ketergantungan terhadap ekosistem digital. Gangguan server berskala besar seperti yang terjadi pada PSN berpotensi membuat pengguna kehilangan akses sementara terhadap game yang telah dibeli secara digital, meskipun kepemilikan lisensinya tetap berada di akun masing-masing.
Editor : Lugas Rumpakaadi