Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bikin Candu Ketemu! Jenis Weton dengan Pemikat Alami, Buat Orang Takut Lepas dan Selalu Kangen

Agung Sedana • Kamis, 2 Oktober 2025 | 16:00 WIB
Weton alami yang memikat lawan jenis.
Weton alami yang memikat lawan jenis.

RADARBANYUWANGI.ID - Dalam kehidupan masyarakat Jawa, istilah pengasihan bukan hal baru. Pengasihan tidak selalu bermakna pelet untuk urusan asmara, tetapi lebih luas berupa daya tarik batin yang membuat seseorang disenangi, dirindukan, bahkan dihormati banyak orang.

Aura ini dipercaya bukan sekadar hasil usaha, melainkan bisa menjadi bawaan lahir, ditentukan oleh weton kelahiran seseorang.

Primbon Jawa menyebut, pengasihan lahir dari keseimbangan energi hari dan pasaran.

Jika kombinasi keduanya menghasilkan neptu manis dan selaras, orang yang lahir di bawahnya biasanya punya wajah ramah, hati lembut, dan perilaku yang menarik simpati.

Tanpa sadar, mereka seolah memiliki “pelet alami” sejak lahir. Bahkan dalam pergaulan sehari-hari, aura mereka bisa membuat orang lain nyaman, betah, dan ingin selalu dekat.

Weton yang Disebut Membawa Aura Pengasihan

1. Jumat Legi

Jumat sudah lama dikenal sebagai hari penuh keberkahan, apalagi jika jatuh pada pasaran Legi yang bermakna manis. Orang yang lahir di Jumat Legi dipercaya punya wajah teduh dan sikap ramah. Mereka sering kali tidak perlu banyak bicara untuk membuat orang lain nyaman.

Dalam primbon, Jumat Legi disebut sebagai weton yang memancarkan energi damai. Mereka mudah diterima di lingkungan baru, cepat akrab dengan siapa saja, dan jarang bermusuhan.

Tak jarang, orang dengan weton ini lebih mudah mendapat simpati lawan jenis, bahkan tanpa usaha khusus. Aura pengasihan mereka membuat banyak orang merasa rindu jika berjauhan.

2. Rabu Legi

Rabu Legi melahirkan pribadi yang halus dan penuh keharmonisan. Orang yang lahir di hari ini cenderung suka menjaga suasana tetap tenang. Sifatnya yang tidak suka bertikai justru membuat mereka disenangi banyak orang.

Masyarakat Jawa percaya, orang Rabu Legi punya pesona “tenang tapi memikat”. Lawan jenis sering merasa nyaman berada di dekat mereka. Bahkan meski penampilan fisik sederhana, orang Rabu Legi kerap dianggap menawan karena aura yang memancar dari dalam dirinya.

3. Senin Pahing

Senin Pahing memiliki neptu besar yang membuat mereka penuh energi dan percaya diri. Perpaduan ini melahirkan pribadi yang kuat sekaligus menarik. Mereka cenderung karismatik, tatapannya tajam, dan perkataannya mudah didengar orang.

Banyak yang menyebut, daya tarik Senin Pahing tidak hanya memikat lawan jenis, tetapi juga membawa pengaruh besar di lingkungannya. Mereka mudah dipercaya, sehingga sering dipilih sebagai pemimpin kelompok kecil atau tempat curhat teman-temannya. Primbon mengaitkan ini dengan aura pengasihan alami yang sudah terbentuk sejak lahir.

4. Kamis Kliwon

Kamis Kliwon adalah salah satu weton yang sering dianggap mistis. Orang yang lahir pada weton ini dipercaya punya daya pancar aura yang unik: misterius, berwibawa, dan memikat.

Berbeda dengan Jumat Legi yang lembut, aura Kamis Kliwon lebih terasa “magnetis”. Mereka tidak perlu banyak berinteraksi untuk membuat orang lain terpesona.

Kehadirannya sering menimbulkan rasa segan dan hormat, seakan ada daya gaib yang menyelubungi dirinya. Primbon menyebut, orang Kamis Kliwon punya “pengasihan alami yang ngagetake”, yakni pesona tiba-tiba yang membuat orang lain sulit menolak.

5. Minggu Legi

Minggu Legi sering dikaitkan dengan pribadi yang ceria, ramah, dan penuh energi positif. Orang yang lahir di weton ini biasanya disenangi banyak orang karena sifatnya yang terbuka dan supel.

Pengasihan Minggu Legi tidak hanya muncul dalam urusan asmara, tetapi juga dalam pergaulan sehari-hari. Mereka gampang akrab, cepat dipercaya, dan jarang kekurangan teman.

Banyak orang merasa nyaman bekerja sama dengan Minggu Legi karena sifatnya yang selalu membawa suasana segar. Primbon menggambarkan mereka sebagai pribadi yang “katon ayu”, tampak menarik meski tidak berlebihan dalam berpenampilan.

Bagaimana Aura Pengasihan Ini Bekerja?

Primbon Jawa menjelaskan bahwa aura pengasihan alami dari weton tertentu bekerja secara halus:

Aura ini sering membuat orang lain merasa rindu, mudah luluh, bahkan rela membantu tanpa diminta. Itulah yang kemudian disebut sebagai “pelet alami” sejak lahir.

Meski begitu, daya pengasihan sejati tidak hanya berasal dari weton, tetapi juga dari akhlak, tutur kata, dan perbuatan baik. Aura bawaan hanya dasar, tetapi bagaimana seseorang memancarkannya ditentukan oleh sikap hidup sehari-hari.

Editor : Agung Sedana
#Primbon Jawa #ilmu pelet #weton #pengasihan