RADARBANYUWANGI.ID - Dalam budaya Jawa, santet dan sihir bukan hanya bagian dari cerita horor, tapi dipercaya nyata memengaruhi kehidupan. Santet dipahami sebagai energi negatif yang dikirim lewat perantara gaib dengan tujuan mencelakai orang lain.
Karena itu, masyarakat Jawa sejak dulu menekankan pentingnya benteng batin, salah satunya bisa dilihat dari hitungan weton.
Weton merupakan kombinasi hari dan pasaran lahir yang menghasilkan neptu atau nilai hitungan tertentu. Neptu ini dipercaya membentuk karakter seseorang, termasuk kekuatan spiritualnya.
Ada weton dengan aura tebal dan kuat sehingga sulit ditembus ilmu hitam, tetapi ada pula weton yang auranya dianggap tipis, terlalu polos, atau mudah goyah, sehingga lebih rawan menjadi sasaran santet.
Perlu diingat, kerentanan bukan berarti kelemahan mutlak. Justru bagi orang Jawa, mengetahui weton rawan bisa menjadi peringatan untuk memperkuat diri lewat doa, tirakat, dan menjaga keseimbangan hidup.
Daftar Weton yang Katanya Rawan Terkena Santet
1. Senin Wage
Senin Wage punya neptu kecil. Nilai rendah ini dalam primbon dianggap melahirkan pribadi yang baik hati, polos, dan gampang percaya pada orang lain. Sifat ini sering membawa mereka dekat dengan banyak orang, tapi sekaligus membuat mereka kurang waspada.
Dalam cerita leluhur, orang Senin Wage mudah sekali “ketempelan” energi luar, baik positif maupun negatif. Kalau mereka tidak menjaga hati, rasa iri orang lain bisa lebih mudah masuk.
Karena itu, orang tua Jawa sering menyarankan kelahiran Senin Wage untuk rajin berdoa, menghindari permusuhan, dan jangan mudah percaya pada bujuk rayu orang asing.
2. Kamis Legi
Kamis Legi dikenal sebagai weton dengan aura manis. Orang yang lahir pada hari ini biasanya ramah, hangat, dan disukai banyak orang. Namun di balik keramahan itu, mereka sering terlalu terbuka dan kurang memiliki pagar batin.
Primbon menyebut Kamis Legi sebagai weton yang gampang “kober”, istilah Jawa untuk mudah dimasuki energi luar. Jika ada orang berniat jahat, mereka bisa lebih rawan terkena santet.
Itu sebabnya, orang Kamis Legi disarankan rajin melakukan tirakat kecil, seperti puasa Senin Kamis atau sekadar menjaga rumah tetap terang pada malam hari.
3. Rabu Wage
Rabu Wage punya kombinasi neptu yang dianggap tidak stabil. Orang Rabu Wage digambarkan cerdas tetapi emosional. Saat mereka sedang kuat, auranya padat, namun ketika tertekan, mudah sekali rapuh.
Dalam primbon Jawa, kerentanan terbesar orang Rabu Wage muncul saat mereka menyimpan dendam atau sakit hati.
Kondisi batin yang labil ini membuat mereka gampang ditembus oleh energi negatif. Karena itu, menjaga hati tetap ikhlas dan ringan menjadi kunci utama agar tidak mudah jadi sasaran.
4. Sabtu Pahing
Sabtu Pahing memiliki neptu 18, sebenarnya cukup tinggi. Namun, tingginya neptu sering membuat mereka terlalu bersemangat hingga lupa menjaga keseimbangan diri.
Ketika kelelahan atau terlalu sering menguras tenaga, orang Sabtu Pahing disebut gampang kosong secara batin.
Kosong inilah yang membuat mereka rawan dimasuki energi luar, termasuk santet. Banyak cerita masyarakat menyebut, orang Sabtu Pahing akan kuat kalau rajin tirakat, tapi rapuh kalau hidupnya terlalu sering abai pada ibadah.
5. Selasa Legi
Selasa Legi punya karakter ceria, luwes, dan mudah bergaul. Mereka jarang punya musuh karena sifatnya terbuka. Akan tetapi, keterbukaan inilah yang membuat mereka disebut tidak punya benteng batin yang cukup kuat.
Primbon menyebut Selasa Legi sering menjadi sasaran iri hati karena sifat mereka yang disenangi banyak orang. Tanpa disadari, energi negatif mudah masuk ke dalam hidupnya.
Karena itu, orang Selasa Legi disarankan rajin menjaga keseimbangan spiritual lewat doa, sedekah, atau sekadar menolak kebiasaan buruk yang bisa membuka jalan bagi energi jahat.
Namun, kerentanan bukanlah vonis. Justru dengan kesadaran, orang bisa memperkuat dirinya melalui doa, tirakat, amal baik, dan menjaga hati tetap tenang. Pada akhirnya, perlindungan sejati selalu datang dari Tuhan Yang Maha Kuasa.
Editor : Agung Sedana