RADARBANYUWANGI.ID - Suasana Lapangan Blok S, Jakarta Selatan, menjadi sorotan publik pada Minggu (17/8) saat YouTuber Windah Basudara tampil sebagai pembina upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.
Kehadirannya membuat upacara kali ini terasa berbeda, terlebih dengan melibatkan sejumlah konten kreator populer.
Dalam rangkaian upacara, Kak Kev bertugas membacakan teks Proklamasi, Zee Asadel membawa Pancasila, Bachrul Alam memimpin doa, dan Sintya Marisca membacakan UUD.
Kehadiran mereka menghadirkan nuansa baru yang lebih dekat dengan generasi muda.
Panitia memilih Windah Basudara sebagai pembina upacara dalam peringatan HUT RI ke-80 karena ingin menunjukkan bahwa kemerdekaan bisa dirayakan dengan cara yang berbeda, terutama yang dekat dengan generasi muda.
Windah merupakan seorang YouTuber gaming populer dengan gaya yang kocak dan kekanakan, sehingga sangat dikenal di kalangan anak muda atau Gen Z dan Alpha.
Kehadirannya sebagai pembina upacara jadi simbol bahwa anak muda juga bisa mengambil peran penting dalam kemerdekaan dan perayaan nasional.
Windah Basudara, atau yang memiliki nama lengkap Brando Franco Windah, dikenal sebagai konten kreator game dengan basis penggemar setia bernama Bocil Kematian.
Saat tampil sebagai pembina upacara, ia membacakan pidato dengan gaya santai yang tetap sarat makna.
“Anak muda punya cara unik menunjukkan rasa nasionalisme lewat hal-hal yang kalian suka,” ucap Windah dalam pidatonya.
Ia menegaskan bahwa kebebasan berekspresi merupakan salah satu wujud nyata kemerdekaan generasi muda di era sekarang.
Windah juga memberikan contoh bentuk kontribusi anak muda yang beragam, mulai dari menciptakan lagu bertema perjuangan, membuat konten kreatif tentang sejarah, hingga aksi nyata seperti kegiatan bersih-bersih lingkungan.
Baginya, sekecil apa pun aksi positif yang dilakukan dengan tulus akan memberikan dampak besar.
Kehadiran Windah sebagai pembina upacara sontak mendapat respons meriah dari para penggemarnya.
Kolom komentar di unggahan Instagram terbarunya dibanjiri reaksi kocak sekaligus penuh kebanggaan.
“Enggak panjat pinang Bang Windut?” tulis seorang warganet.
Ada juga yang menyebutnya sebagai “Presiden Kematian” hingga “GG banget Bang Windah.”
Hal ini menunjukkan antusiasme penggemar yang merasa bangga dengan idolanya.
Melalui momen ini, Windah berharap generasi muda Indonesia dapat terus berpartisipasi dalam merayakan kemerdekaan dengan cara yang lebih kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman.
“Setiap karya yang dilakukan dengan konsisten akan memberikan makna. Semoga di tahun-tahun mendatang, perayaan HUT RI bisa semakin meriah dengan ide-ide segar dari anak muda,” pungkas Windah.
Editor : Lugas Rumpakaadi