RADAR BANYUWANGI - Daredevil: Born Again tampaknya tidak akan menjadi serial panjang seperti yang pernah dibayangkan Marvel Studios. Season 3 dilaporkan bakal menjadi musim terakhir perjalanan Charlie Cox sebagai Matt Murdock dalam serial Disney+ tersebut.
Kabar itu cukup mengejutkan. Sebab, belum lama ini Marvel masih memiliki rencana jauh lebih besar untuk Born Again. Bahkan, petinggi Marvel Television sempat berbicara mengenai kemungkinan serial tersebut terus berlanjut hingga “season infinity”.
The Hollywood Reporter melaporkan pada 21 September 2026 bahwa Season 3 akan menjadi musim terakhir Daredevil: Born Again. Variety dan TheWrap kemudian turut melaporkan informasi serupa.
Produksi musim ketiga telah rampung dan serial tersebut kini memasuki tahap pascaproduksi untuk penayangan pada 2027.
Namun, ada satu hal yang perlu digarisbawahi. Marvel Studios belum mengungkap alasan resmi mengapa perjalanan Born Again berakhir di Season 3.
Artinya, penurunan jumlah penonton, perubahan strategi Disney, serta dinamika di balik layar lebih tepat dilihat sebagai rangkaian konteks yang mengiringi keputusan tersebut. Bukan sebagai penyebab resmi yang sudah dikonfirmasi Marvel.
Dari “Season Infinity” ke Musim Terakhir
Situasinya sangat berbeda pada awal 2025.
Saat itu, Head of Streaming, Television and Animation Marvel Studios Brad Winderbaum masih optimistis dengan masa depan Daredevil di Disney+.
Dalam wawancara dengan ScreenRant, Winderbaum bahkan membayangkan Born Again dapat hadir setiap tahun.
“Season 2 akan tayang tahun depan. Setelah itu, mudah-mudahan ada Season 3 dan kemudian berlanjut sampai ‘season infinity’,” kata Winderbaum.
Menurut dia, dunia Daredevil masih menyimpan banyak cerita. Terutama cerita yang berpusat pada Matt Murdock dan karakter-karakter jalanan Marvel di New York.
Optimisme itu bukan sekadar wacana.
Pada September 2025, Disney+ resmi memberikan lampu hijau untuk Season 3. Keputusan tersebut datang beberapa bulan sebelum Season 2 ditayangkan.
Dengan pembaruan itu, Born Again menjadi serial live-action produksi Marvel Studios pertama di Disney+ yang berhasil mencapai musim ketiga.
Karena itu, perubahan situasi dalam waktu sekitar satu tahun menjadi menarik. Dari proyek yang sempat dibayangkan berjalan tanpa batas, Born Again kini dilaporkan tinggal menyisakan satu musim.
Lantas, apa yang berubah?
Season Pertama Dibuka dengan Angka Kuat
Jika melihat awal perjalanannya, sulit menyebut Daredevil: Born Again sebagai serial yang langsung bermasalah dari sisi penonton.
Season pertama tayang mulai 4 Maret 2025.
Dalam lima hari pertama, episode perdananya meraih sekitar 7,5 juta views secara global berdasarkan data internal Disney. Saat itu, angka tersebut menjadikan Born Again sebagai premiere serial Disney+ terbesar sepanjang 2025.
Disney juga secara terbuka menyoroti performa tersebut.
Dalam laporan keuangan kuartal kedua tahun fiskal 2025, Disney memasukkan Daredevil: Born Again bersama Paradise dan The Fall of Ruby Franke sebagai program yang mencatat performa kuat.
“Serial-serial tersebut mendorong jumlah penonton yang kuat,” tulis Disney dalam laporan itu.
Perusahaan juga menyebut episode perdana masing-masing judul memperoleh lebih dari tujuh juta views hanya dalam beberapa hari setelah dirilis.
Dengan kata lain, peluncuran awal Born Again dipandang positif oleh Disney sendiri.
Masalah baru terlihat lebih jelas ketika performa Season 2 dibandingkan dengan musim pertama.
Season 2 Kehilangan Hampir Separuh Penonton
Data Luminate memperlihatkan penurunan cukup tajam pada Season 2.
Berdasarkan data lima minggu pertama masing-masing musim yang dipublikasikan ComicBook.com, Season 1 mengumpulkan sekitar 8,357 juta views, 24 juta jam tontonan, serta 1,44 miliar menit tontonan di Amerika Serikat.
Pada periode pembanding yang sama, Season 2 mencatat sekitar 4,515 juta views, 10,867 juta jam tontonan, dan 652 juta menit tontonan.
Artinya, jumlah views turun sekitar 46 persen.
Jika menggunakan total jam tontonan, penurunannya bahkan mencapai lebih dari 54 persen.
Perbedaan itu sudah terlihat sejak pekan pertama. Season 1 memperoleh sekitar 1,904 juta views, sedangkan Season 2 hanya sekitar 927 ribu views berdasarkan pengukuran Luminate.
Data tersebut menunjukkan satu hal: Season 2 tidak mampu mempertahankan seluruh momentum musim pertama.
Namun, menyimpulkan bahwa penonton sudah meninggalkan Daredevil juga terlalu sederhana.
Data Luminate Menunjukkan Gambaran yang Lebih Rumit
Ada data lain yang memperlihatkan bahwa Born Again masih memiliki daya tarik besar.
Luminate melaporkan Daredevil: Born Again mengumpulkan sekitar 3,6 miliar menit tontonan di Amerika Serikat sepanjang paruh pertama 2026.
Angka tersebut menjadi yang tertinggi di antara serial original Disney+ yang diukur Luminate pada periode yang sama. Percy Jackson and the Olympians berada di bawahnya dengan sekitar 2,6 miliar menit.
Dua data tersebut tidak harus dianggap bertentangan.
Perbandingan Season 1 dan Season 2 menggunakan periode lima minggu pertama untuk melihat performa kedua musim secara langsung.
Sementara itu, angka 3,6 miliar menit menggambarkan konsumsi terhadap Born Again selama periode yang jauh lebih panjang.
Gambarannya menjadi lebih jelas. Born Again masih menghasilkan konsumsi besar di Disney+, tetapi Season 2 mengalami penurunan signifikan jika dibandingkan secara langsung dengan musim pertamanya.
Karena itu, kurang tepat jika berakhirnya serial hanya dijelaskan dengan satu kalimat, penontonnya jeblok.
Disney Memang Sedang Mengurangi Produksi Marvel
Perubahan lain terjadi di tingkat korporasi.
Disney sudah beberapa tahun mengurangi volume produksi Marvel Studios. Strategi tersebut disampaikan langsung oleh CEO Disney Bob Iger.
Dalam konferensi laporan keuangan pada 7 Mei 2024, Iger menegaskan bahwa perusahaan tidak lagi ingin mengejar kuantitas seperti pada tahun-tahun awal ekspansi Disney+.
“Kami telah bekerja keras bersama studio untuk mengurangi jumlah produksi dan lebih berfokus pada kualitas,” ujar Iger.
Menurut dia, kebijakan tersebut terutama diterapkan kepada Marvel.
Saat itu Disney menargetkan produksi Marvel turun dari sekitar empat serial menjadi kurang lebih dua serial per tahun. Produksi film juga diarahkan menjadi sekitar dua hingga maksimal tiga judul per tahun.
Iger sebelumnya juga menyampaikan pandangan serupa dalam Morgan Stanley Technology, Media & Telecom Conference pada Maret 2024.
Menurut dia, pengurangan jumlah proyek diperlukan agar tim kreatif Marvel dapat memberikan perhatian lebih besar kepada setiap produksi.
Namun, strategi itu tetap tidak bisa langsung disebut sebagai alasan Born Again berakhir.
Disney maupun Marvel belum pernah mengatakan bahwa pengurangan volume produksi menjadi penyebab Season 3 dijadikan musim terakhir.
Yang jelas, Born Again kini berada di era Marvel yang jauh lebih selektif dibandingkan periode awal Disney+.
Born Again Sudah Bermasalah sejak Awal Produksi
Perjalanan Daredevil: Born Again memang tidak pernah sederhana.
Versi awal serial itu dikembangkan Matt Corman dan Chris Ord. Produksi kemudian terhenti pada 2023 akibat aksi mogok penulis dan aktor Hollywood.
Marvel memanfaatkan penghentian tersebut untuk mengevaluasi materi yang sudah dibuat.
Hasilnya cukup drastis.
Corman dan Ord dilepas dari posisi kepala penulis. Sejumlah elemen kreatif kemudian dirombak agar serial lebih dekat dengan karakter dan atmosfer Daredevil era Netflix.
Dario Scardapane, yang sebelumnya terlibat dalam The Punisher, ditunjuk sebagai showrunner. Justin Benson dan Aaron Moorhead juga masuk sebagai bagian penting dalam tim penyutradaraan.
Dalam wawancara dengan The New York Times pada Maret 2026, Scardapane menjelaskan betapa besarnya pekerjaan yang harus dilakukan setelah perombakan tersebut.
Tim kreatif harus menulis ulang sejumlah alur, membuat tiga episode baru, serta melakukan pengambilan gambar tambahan untuk menyatukan materi lama dengan konsep baru.
Season 2 kemudian menjadi musim pertama yang benar-benar dibangun sejak awal di bawah kepemimpinan Scardapane.
Namun, perubahan di belakang layar kembali terjadi menjelang Season 3.
Kontrak Dario Scardapane Tidak Diperpanjang
Bersamaan dengan laporan mengenai berakhirnya Born Again, muncul kabar lain yang tidak kalah penting.
Kontrak Dario Scardapane dengan Marvel disebut telah berakhir dan tidak diperpanjang.
Kepergiannya terjadi saat Season 3 sudah memasuki tahap pascaproduksi.
The Hollywood Reporter melaporkan pengerjaan pascaproduksi telah berada pada tahap akhir. Namun, belum jelas siapa yang akan mengawasi proses penyelesaian setelah Scardapane meninggalkan proyek.
Situasi tersebut cukup kontras dengan komentar Scardapane beberapa bulan sebelumnya.
Dalam wawancara dengan The New York Times pada Maret 2026, dia masih berbicara mengenai panjangnya konflik antara Matt Murdock dan Wilson Fisk.
“Anda tahu, kisah antara kedua orang ini tidak pernah benar-benar berakhir,” ujar Scardapane.
Saat itu, dia menjelaskan bahwa Season 3 masih akan mengambil inspirasi dari berbagai kisah Daredevil di komik.
Namun, Scardapane juga sudah memikirkan kemungkinan menutup konflik panjang tersebut.
Dalam wawancara dengan The National pada April 2026, dia mengatakan bahwa kisah Matt dan Fisk tetap memiliki titik akhir.
“Ketika waktunya tiba, saya rasa ada cara untuk menutup cerita ini,” katanya.
Menurut Scardapane, Matt Murdock dan Wilson Fisk terus bergerak menuju sebuah konfrontasi yang pada akhirnya sulit dihindari.
Beberapa bulan setelah komentar tersebut, laporan mengenai Season 3 sebagai musim terakhir akhirnya muncul.
Musim Terakhir Justru Membawa The Defenders Kembali
Menariknya, Born Again tidak akan berakhir dengan skala yang lebih kecil.
Season 3 justru berpotensi menjadi musim dengan deretan karakter terbesar sepanjang serial tersebut.
Charlie Cox kembali sebagai Matt Murdock. Krysten Ritter juga kembali sebagai Jessica Jones.
Mike Colter kembali memerankan Luke Cage, sedangkan Finn Jones kembali sebagai Danny Rand alias Iron Fist.
Kembalinya para karakter tersebut membuka jalan bagi reuni terbesar karakter Marvel dari era serial Netflix sejak The Defenders.
Scardapane sendiri sebelumnya sudah memberikan petunjuk mengenai besarnya peran Luke Cage.
“Luke Cage akan menjadi bagian besar dari Season 3,” katanya.
Menurut dia, akhir Season 2 sudah menyimpan sejumlah petunjuk mengenai arah karakter tersebut pada musim berikutnya.
Dengan demikian, Born Again tampaknya tidak akan menutup perjalanan Matt Murdock dengan mengecilkan dunianya.
Sebaliknya, musim terakhir justru berpotensi memperluas konflik dengan menghadirkan kembali sejumlah karakter yang memiliki sejarah panjang bersama Daredevil.
Jadi, Mengapa Daredevil: Born Again Berakhir?
Untuk saat ini, belum ada satu jawaban resmi.
Marvel tidak pernah mengatakan penurunan jumlah penonton Season 2 sebagai alasan penghentian serial.
Marvel juga belum menyebut strategi pengurangan produksi Disney maupun berakhirnya kontrak Dario Scardapane sebagai penyebab Season 3 menjadi musim terakhir.
Data yang tersedia hanya memperlihatkan beberapa perubahan yang terjadi pada periode yang hampir bersamaan.
Season 2 kehilangan sekitar 46 persen views dibandingkan Season 1 berdasarkan periode pengukuran Luminate yang setara.
Disney juga sudah menjalankan strategi untuk mengurangi jumlah produksi Marvel.
Di sisi lain, Born Again memiliki sejarah perombakan kreatif yang panjang. Kini, kontrak showrunner yang memimpin serial sejak perubahan besar pada 2023 juga tidak diperpanjang.
Semua itu terjadi kurang dari dua tahun setelah Brad Winderbaum dengan optimistis berbicara tentang kemungkinan “season infinity”.
Di situlah kisah berakhirnya Daredevil: Born Again menjadi lebih menarik daripada sekadar cerita tentang serial yang kehilangan penonton.
Born Again memulai perjalanannya dengan premiere yang dinilai kuat oleh Disney. Serial tersebut kemudian menjadi produksi live-action Marvel Studios pertama di Disney+ yang mencapai musim ketiga.
Bahkan, sepanjang paruh pertama 2026, Born Again masih menjadi salah satu program original Disney+ dengan konsumsi terbesar berdasarkan pengukuran Luminate.
Namun, Season 2 juga gagal mempertahankan seluruh momentum musim pertama.
Pada saat bersamaan, Marvel Studios tidak lagi beroperasi dengan strategi mengejar sebanyak mungkin serial untuk Disney+. Perusahaan kini jauh lebih selektif dalam menentukan proyek mana yang terus berlanjut.
Dari “season infinity” menjadi tiga musim, perjalanan Daredevil: Born Again memperlihatkan betapa cepat strategi bisnis streaming dapat berubah.
Jika Season 3 memang menjadi penutup, Marvel setidaknya memiliki kesempatan untuk mengakhiri perjalanan Matt Murdock dengan skala besar: mempertemukan kembali Daredevil, Jessica Jones, Luke Cage, dan Iron Fist dalam satu cerita.
Editor : Lugas Rumpakaadi