Kisah Unik Ryan Gosling: Minum Es Krim Cair demi Peran, Berakhir Dipecat dari The Lovely Bones

Khanza Tania Amelia Setiawan • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:25 WIB
Ryan Gosling pernah menaikkan berat badan 27 kilogram demi memerankan Jack Salmon di The Lovely Bones. (IMDb)
Ryan Gosling pernah menaikkan berat badan 27 kilogram demi memerankan Jack Salmon di The Lovely Bones. (IMDb)

RADAR BANYUWANGI - Totalitas seorang aktor dalam mendalami karakter tidak selalu berakhir sesuai harapan.

Pengalaman itu pernah dialami Ryan Gosling ketika dirinya harus kehilangan kesempatan membintangi film drama misteri The Lovely Bones pada 2007.

Gosling semula dipercaya sutradara Peter Jackson untuk memerankan Jack Salmon, sosok ayah yang tengah menghadapi duka mendalam dalam cerita.

Demi mendapatkan gambaran fisik yang menurutnya sesuai dengan karakter tersebut, Gosling melakukan perubahan tubuh secara drastis.

Aktor kelahiran Kanada itu menaikkan berat badannya dari sekitar 68 kilogram menjadi 95 kilogram.

Artinya, berat tubuh Gosling bertambah sekitar 27 kilogram dalam waktu relatif singkat.

Cara yang ditempuh pun terbilang ekstrem.

Gosling mengaku mencairkan es krim Häagen-Dazs, kemudian meminumnya setiap kali merasa haus.

Ia membayangkan Jack Salmon sebagai pria bertubuh besar, berjanggut, dan terlihat kelelahan secara fisik akibat tekanan emosional yang dialaminya.

Masalah muncul karena perubahan tersebut tidak terlebih dahulu diselaraskan secara mendalam dengan Peter Jackson.

Ketika Gosling tiba di lokasi produksi dengan bobot tubuh yang sudah jauh bertambah, penampilannya ternyata tidak sesuai dengan gambaran karakter yang dimiliki sang sutradara.

Jackson akhirnya mengambil keputusan untuk mengganti Gosling.

Peran Jack Salmon kemudian diberikan kepada Mark Wahlberg.

Pengalaman tersebut kembali diceritakan Gosling dalam sesi diskusi roundtable bersama The Hollywood Reporter di Los Angeles, Amerika Serikat, pada Desember 2010.

Gosling menjelaskan, dirinya dan Jackson memiliki pandangan berbeda mengenai penampilan Jack Salmon.

Ia saat itu sangat yakin bahwa karakter tersebut semestinya memiliki berat sekitar 210 pon atau 95 kilogram.

Namun, keyakinan itu justru menjadi bumerang.

Ketika bertemu langsung di lokasi syuting, perubahan fisik yang dilakukan Gosling tidak mendapatkan respons positif dari Jackson.

Gosling bahkan mengenang percakapan tersebut dengan nada humor.

Ia mengetahui dirinya terlihat berbeda, tetapi menganggap perubahan itu sebagai bagian dari keberhasilan mendalami karakter.

Jackson justru melihatnya sebagai sesuatu yang tidak sesuai dengan kebutuhan film.

Pada akhirnya, Gosling harus menerima konsekuensi dari keputusan tersebut.

Ia kehilangan peran sekaligus menghadapi situasi yang cukup ironis setelah bersusah payah mengubah tubuhnya demi karakter.

Kisah itu kemudian menjadi salah satu pengalaman yang menunjukkan bahwa totalitas seorang aktor tetap membutuhkan komunikasi dan kesepahaman dengan sutradara.

Perubahan fisik sebesar apa pun tidak akan banyak berarti apabila visi pemeran dan pembuat film tidak berada pada arah yang sama.

Bagi Gosling, pengalaman The Lovely Bones juga menjadi pelajaran penting dalam menentukan batas antara dedikasi terhadap karakter dan kebutuhan produksi.

Sebelum melakukan transformasi fisik secara ekstrem, penyelarasan konsep dengan sutradara menjadi bagian yang tidak kalah penting.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Peter Jackson Ryan Gosling The Lovely Bones Mark Wahlberg Transformasi Aktor