RADARBANYUWANGI.ID - Film komedi romantis ikonik (500) Days of Summer memasuki usia 15 tahun sejak pertama kali dirilis. Meski telah berlalu lebih dari satu dekade, film garapan sutradara Marc Webb tersebut masih menjadi bahan diskusi karena dinilai menghadirkan perspektif berbeda mengenai hubungan asmara modern.
Seiring berjalannya waktu, cara penonton memandang karakter utama, Tom Hansen, juga mengalami perubahan. Jika dahulu Tom lebih banyak diposisikan sebagai sosok yang menjadi korban patah hati, kini banyak penonton justru menilai karakter tersebut sebagai pribadi yang gagal memahami dan mendengarkan pasangannya.
Perubahan sudut pandang itu turut disoroti pemeran Tom Hansen, Joseph Gordon-Levitt, dalam wawancara bersama Men's Health yang terbit pada 1 Agustus 2026.
Menurut Gordon-Levitt, Tom merupakan gambaran seseorang yang lebih mencintai bayangan ideal yang diciptakannya sendiri dibanding menerima kenyataan tentang orang yang dicintainya.
"Tom adalah pengingat bahwa kita sering kali jatuh cinta pada proyeksi idealisme yang kita buat sendiri di dalam kepala, bukan pada sosok manusia yang ada secara nyata di hadapan kita," ujarnya.
Aktor tersebut juga menilai Tom menunjukkan sikap yang cenderung egois sepanjang perjalanan cerita. Ia menegaskan bahwa karakter tersebut sejak awal mengabaikan apa yang telah disampaikan Summer mengenai pandangannya terhadap hubungan.
"Dia tidak mendengarkan apa yang dikatakan Summer sejak awal. Dia terlalu sibuk memaksakan narasi romantisnya sendiri sampai lupa menghargai keputusan dan perasaan Summer," lanjut Gordon-Levitt.
Sementara itu, sutradara Marc Webb mengatakan sejak awal tim kreatif memang tidak berniat menghadirkan tokoh yang sepenuhnya benar ataupun sepenuhnya salah. Menurutnya, kisah patah hati merupakan pengalaman yang dekat dengan kehidupan banyak orang dan dapat menjadi proses pendewasaan.
"Tujuan kami sejak awal adalah membuat film tentang patah hati yang jujur tanpa harus membuat salah satu pihak menjadi penjahat murni. Patah hati adalah pengalaman universal yang mendewasakan," kata Webb.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : Men's Health