Usai Superman Sukses, DC Studios Resmi Fokus ke Supergirl, Jason Momoa Jadi Lobo dan Milly Alcock Perankan Kara Zor-El

M Humam Naufal • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 17:50 WIB
DC Studios memastikan Supergirl menjadi film berikutnya setelah kesuksesan Superman. (Pinterest)
DC Studios memastikan Supergirl menjadi film berikutnya setelah kesuksesan Superman. (Pinterest)

RADARBANYUWANGI.ID - DC Studios memastikan pengembangan semesta film DC Universe (DCU) terus berlanjut setelah keberhasilan film Superman membuka fase baru waralaba tersebut. Proyek layar lebar berikutnya yang dipastikan meluncur ke bioskop adalah Supergirl, film yang menempatkan Milly Alcock sebagai pemeran utama Kara Zor-El.

Film tersebut dijadwalkan tayang pada 2026 dan menjadi salah satu proyek kunci dalam strategi jangka panjang DC Studios membangun semesta superhero yang lebih terarah. Kepastian itu disampaikan langsung oleh sutradara sekaligus CEO DC Studios, James Gunn, dalam sejumlah kesempatan.

Menurut Gunn, setiap film dalam DC Universe akan dikembangkan dengan karakteristik yang berbeda sehingga tidak terjebak dalam pola cerita yang seragam. Ia menegaskan bahwa setiap karakter akan memperoleh pendekatan yang sesuai dengan identitas dan latar belakang masing-masing.

"Setiap proyek DCU akan memiliki nuansa yang berbeda. Kami ingin setiap film terasa unik, tetapi tetap menjadi bagian dari satu semesta yang saling terhubung," ujar James Gunn.

Pendekatan tersebut menjadi salah satu pembeda strategi DC Studios saat ini dibandingkan era sebelumnya. Alih-alih terburu-buru mempertemukan banyak karakter dalam satu film, studio memilih membangun kisah masing-masing tokoh secara bertahap agar memiliki fondasi yang lebih kuat sebelum terhubung dalam proyek berskala besar.

Supergirl diadaptasi dari komik Supergirl: Woman of Tomorrow karya Tom King dan Bilquis Evely. Cerita akan menampilkan sisi berbeda Kara Zor-El dibandingkan sepupunya, Clark Kent. Jika Superman tumbuh di Bumi bersama keluarga Kent dalam lingkungan yang penuh kasih sayang, Kara digambarkan menjalani masa kecil yang jauh lebih keras sehingga membentuk kepribadian yang lebih tangguh sekaligus kompleks.

DC Studios menunjuk Craig Gillespie sebagai sutradara, sementara skenario ditulis Ana Nogueira. Selain Milly Alcock, film tersebut turut dibintangi Matthias Schoenaerts, Eve Ridley, David Krumholtz, Emily Beecham, serta menghadirkan David Corenswet kembali sebagai Superman.

Salah satu daya tarik yang paling dinantikan penggemar adalah penampilan Jason Momoa sebagai Lobo. Kehadiran Momoa dalam karakter baru itu menjadi salah satu kejutan terbesar dalam fase baru DC Universe.

James Gunn juga menegaskan bahwa pembangunan semesta DC dilakukan secara bertahap agar setiap karakter memiliki ruang berkembang sebelum dipertemukan dalam proyek-proyek besar di masa mendatang. Strategi tersebut diharapkan mampu menghadirkan alur cerita yang lebih solid sekaligus memperkuat keterikatan penonton dengan setiap tokoh.

Pengamat industri perfilman menilai langkah tersebut menunjukkan perubahan fokus DC Studios yang kini lebih mengutamakan kualitas cerita daripada sekadar memperbanyak jumlah film. Keberhasilan Superman dinilai menjadi modal penting bagi Warner Bros. Discovery untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap waralaba DC.

Selain Supergirl, DC Studios juga telah menyiapkan sejumlah proyek lain, termasuk serial Lanterns serta sekuel Superman: Man of Tomorrow yang dijadwalkan tayang pada Juli 2027.

Editor : Lugas Rumpakaadi
DC Studios Supergirl Milly Alcock james gunn