RADARBANYUWANGI.ID - Film horor terbaru Evil Dead Burn hampir memperoleh rating NC-17 dari Motion Picture Association (MPA) akibat menampilkan adegan kekerasan yang dinilai terlalu ekstrem. Agar dapat diputar lebih luas di bioskop, sutradara Sébastien Vaniček akhirnya melakukan penyesuaian dengan memangkas sebagian kecil adegan yang dianggap paling mentah dan mengerikan.
Meski demikian, Vaniček menegaskan bahwa adegan tersebut tidak dihapus sepenuhnya. Bagian yang dipotong hanya berupa penyesuaian minor sehingga intensitas teror dan kekerasan khas waralaba Evil Dead tetap dipertahankan di dalam film.
Langkah tersebut diambil agar Evil Dead Burn memenuhi syarat memperoleh rating R (Restricted), bukan NC-17 yang membatasi distribusi dan jangkauan penonton secara lebih ketat.
Dalam wawancara bersama Deadline, Vaniček menjelaskan bahwa versi awal adegan tersebut sebenarnya bukan sekadar lebih brutal, melainkan terasa lebih dingin dan mentah sehingga sulit diterima penonton.
"Ada satu adegan tertentu di mana saya harus memangkasnya sedikit. Adegan itu masih ada di dalam film, masih terasa intens dan cukup brutal. Namun versi saya sebelumnya bisa dibilang bukan lebih brutal, melainkan lebih 'dingin' dan lebih mentah. Hal itu membuatnya lebih sulit ditanggung oleh penonton untuk sekadar bernapas. Jadi saya mengubah beberapa hal kecil, tetapi adegannya tidak berbeda 100 persen. Dan hal itu membuat film ini bisa mendapatkan rating R, bukan NC-17," ujar Sébastien Vaniček.
Menurut Vaniček, perubahan tersebut juga bertujuan memberi ruang bagi penonton untuk "bernapas" di tengah rangkaian adegan horor yang intens. Meski ada sedikit pengurangan pada bagian yang paling ekstrem, keseluruhan adegan tetap mempertahankan atmosfer mencekam yang menjadi identitas film.
Waralaba Evil Dead selama ini memang dikenal sebagai salah satu seri horor dengan sajian gore dan kekerasan yang sangat eksplisit. Karena itu, penyesuaian yang dilakukan lebih difokuskan pada aspek sensor tanpa menghilangkan karakter utama film.
Editor : Lugas Rumpakaadi