RADARBANYUWANGI.ID - Disney+ resmi mengembangkan serial televisi yang diadaptasi dari seri novel terlaris Spy School karya Stuart Gibbs. Proyek ini menjadi kolaborasi antara rumah produksi Maximum Effort milik Ryan Reynolds, produser Emma Watts, serta 20th Television.
Serial tersebut akan dipimpin oleh Chris Fedak sebagai penulis sekaligus produser eksekutif. Fedak dikenal melalui kesuksesannya menggarap serial aksi-komedi bertema spionase Chuck, sehingga dinilai memiliki pengalaman yang sesuai untuk menghidupkan dunia Spy School dalam format serial televisi.
Cerita Spy School berpusat pada Ben Ripley, seorang remaja yang secara tidak terduga direkrut ke sebuah sekolah rahasia untuk calon agen intelijen. Kehidupan Ben berubah drastis ketika ia harus menghadapi berbagai misi berbahaya dan intrik dunia mata-mata, meski pada awalnya ia hanyalah siswa biasa.
Adaptasi ini mengambil materi dari seri novel Spy School yang telah berkembang menjadi 14 volume. Seri tersebut menjadi salah satu karya populer Stuart Gibbs di kalangan pembaca muda berkat perpaduan unsur petualangan, aksi, humor, dan misteri.
Volume ke-14 berjudul Spy School Goes East dijadwalkan terbit pada Oktober 2026. Kehadiran buku terbaru itu menandai masih berlanjutnya kisah yang menjadi dasar pengembangan serial Disney+.
Berdasarkan laporan Variety, proyek ini saat ini masih berada pada tahap pengembangan awal di Los Angeles. Hingga kini, Disney+, 20th Television, maupun Ryan Reynolds belum menyampaikan pernyataan resmi mengenai jadwal produksi, daftar pemeran, ataupun perkiraan waktu penayangan.
Meski demikian, keterlibatan Chris Fedak bersama Maximum Effort menjadi sinyal bahwa Disney+ tengah menyiapkan adaptasi dengan pendekatan aksi-komedi yang tetap mempertahankan karakter utama dari novel aslinya. Perkembangan proyek ini masih akan menunggu pengumuman lanjutan dari pihak studio dalam beberapa waktu mendatang.
Editor : Lugas Rumpakaadi