Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Nobar Film Tanah Runtuh, Polresta Banyuwangi Ajak Mahasiswa Perkuat Empati

Bagus Rio Rohman • Selasa, 14 Juli 2026 | 08:30 WIB
Anggota Polresta Banyuwangi bersama sejumlah mahasiswa saat menonton film Tanah Runtuh di gedung bioskop NEC Banyuwangi, Jumat (10/7). (Humas Polresta Banyuwangi)
Anggota Polresta Banyuwangi bersama sejumlah mahasiswa saat menonton film Tanah Runtuh di gedung bioskop NEC Banyuwangi, Jumat (10/7). (Humas Polresta Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Polresta Banyuwangi memanfaatkan media film untuk membangun ruang dialog dengan kalangan mahasiswa. Melalui kegiatan nonton bareng (nobar) film Tanah Runtuh di Bioskop NEC Banyuwangi, kepolisian mengajak organisasi kemahasiswaan memperkuat kepedulian terhadap persoalan sosial sekaligus mempererat sinergi dalam menjaga kondusivitas daerah.

Kegiatan yang digelar bersama perwakilan organisasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Banyuwangi itu berlangsung penuh antusias. Selain menyaksikan film, para peserta juga diajak berdiskusi mengenai pesan-pesan kemanusiaan, empati, dan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih dekat antara kepolisian dan generasi muda, khususnya mahasiswa yang memiliki peran strategis sebagai agen perubahan.

Menurutnya, film tidak hanya menjadi media hiburan, tetapi juga sarana edukasi yang mampu membangun kesadaran sosial serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan.

"Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak mahasiswa untuk melihat berbagai persoalan sosial dari sudut pandang yang lebih luas. Film Tanah Runtuh membawa pesan tentang kepedulian, empati, dan pentingnya gotong royong dalam menghadapi persoalan yang ada di masyarakat," katanya.

Mahasiswa Didorong Jadi Mitra Menjaga Kamtibmas

Rofiq menilai mahasiswa memiliki posisi penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis. Karena itu, Polresta Banyuwangi ingin membangun kemitraan yang lebih erat agar generasi muda dapat berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ia berharap komunikasi yang terjalin melalui kegiatan seperti ini mampu melahirkan kolaborasi positif antara kepolisian dan organisasi mahasiswa.

"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara Polri dengan mahasiswa. Dengan sinergi yang baik, berbagai tantangan sosial maupun kamtibmas dapat dihadapi bersama demi terciptanya Banyuwangi yang aman, damai, dan sejahtera," ungkapnya.

Nobar Dilanjutkan Diskusi Pesan Moral Film

Tidak berhenti pada pemutaran film, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi ringan yang melibatkan seluruh peserta. Mahasiswa diberi kesempatan menyampaikan pandangan mengenai isu-isu sosial yang diangkat dalam cerita sekaligus bertukar gagasan tentang peran generasi muda dalam membangun masyarakat.

Menurut Rofiq, forum semacam itu diharapkan menjadi ruang lahirnya ide-ide konstruktif yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Banyuwangi.

"Melalui kegiatan nobar tersebut, kita berharap hubungan kemitraan dengan kalangan mahasiswa semakin erat serta mampu melahirkan berbagai gagasan positif yang bermanfaat bagi masyarakat luas, khususnya Bumi Blambangan," harapnya.

Melalui pendekatan yang lebih humanis dan komunikatif, Polresta Banyuwangi berharap sinergi dengan kalangan akademisi terus terjalin. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memperkuat kepedulian sosial, meningkatkan partisipasi generasi muda, serta menjaga Banyuwangi tetap aman, kondusif, dan harmonis. (rio/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#organisasi mahasiswa #Tanah Runtuh #nobar film #kepedulian sosial #polresta banyuwangi