RADARBANYUWANGI.ID - Serial Stranger Things kembali menegaskan dominasinya sebagai salah satu tayangan paling berpengaruh di era streaming.
Menjelang pergantian tahun 2026, Stranger Things Season 5 mencatat lonjakan penonton signifikan di seluruh dunia, terutama setelah perilisan volume kedua yang berisi tiga episode baru.
Berdasarkan laporan situs resmi Netflix Tudum, musim kelima sekaligus terakhir Stranger Things menjadi serial TV berbahasa Inggris paling banyak ditonton di seluruh dunia pada periode Natal 2025.
Dalam rentang 22–28 Desember, Stranger Things Season 5 mengumpulkan 34,5 juta penayangan, menjadikannya total mingguan terbaik kedua sepanjang musim ini.
Lonjakan Penonton dan Dominasi Global
Pencapaian tersebut menegaskan popularitas Stranger Things yang masih sangat kuat meski telah berjalan hampir satu dekade.
Sebelumnya, Stranger Things Season 5 juga mencetak rekor yang lebih besar saat debut pada November 2025 dengan 59,6 juta penayangan, yang sekaligus menjadi minggu pembukaan terbaik Netflix untuk kategori serial berbahasa Inggris.
Meski demikian, data Top 10 Netflix Tudum tidak memisahkan jumlah penonton antara Volume 1 dan Volume 2.
Hal ini membuat publik tidak dapat memastikan volume mana yang menyumbang debut terbesar.
Namun, dengan tren yang ada, dapat diprediksi bahwa Stranger Things Season 5 akan tetap menduduki posisi pertama serial TV berbahasa Inggris terpopuler Netflix pada pekan pertama 2026.
Persaingan di Daftar Top 10 Netflix
Di bawah Stranger Things, musim kelima Emily in Paris menempati peringkat kedua dengan 13,3 juta penayangan.
Posisi berikutnya diisi oleh Dave Chappelle: The Unstoppable (9,2 juta), Man Vs. Baby (7,8 juta), serta dokumenter Sean Combs: The Reckoning di peringkat ketujuh.
Menariknya, hampir seluruh posisi kosong di 10 besar tersebut diisi oleh musim-musim terdahulu Stranger Things, menandakan efek “maraton ulang” dari para penonton.
Untuk kategori film, The Great Flood dari Korea Selatan memimpin daftar non-bahasa Inggris, sementara film animasi Dr. Seuss’ The Grinch menjadi film berbahasa Inggris terpopuler dengan 16,5 juta penonton.
Netflix Sempat Mengalami Gangguan
Antusiasme luar biasa terhadap episode pamungkas Stranger Things Season 5 bahkan sempat membuat layanan Netflix mengalami gangguan.
Menurut laporan Variety, Netflix mengalami error singkat pada Rabu, 31 Desember 2025, sekitar pukul 17.00 waktu Los Angeles, bertepatan dengan rilis episode final berdurasi dua jam.
Gangguan tersebut hanya berlangsung sekitar satu menit dan lebih singkat dibanding insiden serupa saat penayangan episode perdana Season 5 pada 26 November 2025, yang kala itu menyebabkan masalah hingga lima menit.
Sebaliknya, saat Volume 2 dirilis pada Hari Natal 2025, Netflix dilaporkan berjalan tanpa kendala.
Alur Cerita dan Akhir Emosional
Stranger Things Season 5 melanjutkan kisah setelah peristiwa Season 4, dengan latar waktu musim gugur 1987.
Geng Hawkins berusaha menemukan dan menghentikan Vecna setelah celah antara dunia nyata dan Upside Down terbuka lebar.
Situasi semakin rumit ketika militer memburu Eleven, sementara ancaman kehancuran dunia kian nyata.
Musim terakhir ini terdiri dari delapan episode yang dirilis dalam tiga bagian, empat episode pada 26 November, tiga episode pada 25 Desember, dan satu episode final pada 31 Desember 2025.
Episode penutup berjudul Chapter Eight: The Rightside Up menyuguhkan pertarungan besar, penutupan konflik lintas dimensi, serta epilog emosional yang membawa penonton 18 bulan ke masa depan.
Tanpa menghadirkan kematian tragis pada inti karakter utama, finale Stranger Things justru menekankan makna persahabatan, pengorbanan, dan harapan.
Nasib Eleven dibiarkan terbuka untuk interpretasi, memberikan ruang refleksi bagi penonton setelah perjalanan panjang selama lima musim.
Penutup Era Stranger Things
Sejak pertama kali tayang pada 2016, Stranger Things telah menjadi fenomena budaya di seluruh dunia.
Penayangan finale secara sinematik di sejumlah bioskop di Amerika Serikat dan Kanada, serta respons emosional penggemar, menegaskan betapa kuatnya ikatan antara serial ini dan penontonnya.
Editor : Lugas Rumpakaadi