RADARBANYUWANGI.ID - Last Summer hadir sebagai drama yang tak hanya menawarkan kisah cinta masa lalu, tapi juga membawa penonton menyusuri lorong misteri dan emosi yang tak sederhana.
Dua episode pertamanya langsung menyuguhkan nuansa tenang tapi menegangkan, seolah menyimpan sesuatu yang besar di balik tiap adegannya.
Dengan pendekatan visual yang lembut namun penuh makna, drama ini mengajak kita menelusuri kenangan, kehilangan, dan kemungkinan kebenaran yang selama ini terkubur.
1. Kembalinya Seseorang yang Dikira Telah Tiada
Twist paling kuat di awal episode adalah kemunculan kembali Do Ha yang dikira sudah meninggal.
Kehadirannya di akhir episode 2 dalam kondisi misterius langsung mengubah arah cerita.
Penonton dibuat bertanya, apakah ini benar Do Ha? Apa yang terjadi di masa lalu?
2. Hubungan Rumit Tiga Tokoh Utama
Hubungan antara Ha Kyung, Do Ha, dan Do Young tidak sekadar cinta segitiga biasa.
Ada luka masa lalu, perasaan bersalah, dan kehilangan yang dibawa oleh masing-masing karakter.
Ha Kyung terlihat menyimpan trauma besar yang belum selesai, dan Do Young sendiri tampaknya menyembunyikan sesuatu.
3. Narasi Dua Waktu yang Saling Berkelindan
Episode awal sudah menunjukkan perpindahan antara masa kini dan masa lalu dengan cukup halus.
Tapi ternyata narasi ini bukan hanya flashback, melainkan semacam dualitas waktu yang membentuk suasana misterius, seperti seolah masa lalu masih “hidup”.
4. Sinematografi & Simbol Visual yang Bermakna
Banyak adegan yang menyisipkan simbol hujan, buku, dan cahaya senja. Ini bukan sekadar visual indah, tapi juga menyampaikan emosi dan clue cerita.
Misalnya, buku catatan Ha Kyung yang terus muncul bisa jadi menyimpan sesuatu penting tentang kematian Do Ha.
5. Isu Kesehatan Mental yang Dibungkus Halus
Episode awal juga menyinggung depresi, trauma kehilangan, dan rasa bersalah, meskipun tidak secara eksplisit.
Emosi tokoh utama seperti “ditahan” dan tidak dilepaskan begitu saja, serta memberi gambaran kondisi batin yang rusak namun dipendam.
6. Kesunyian sebagai Atmosfer Cerita
Berbeda dari drama lain yang ramai dengan dialog, Last Summer memanfaatkan keheningan untuk menyampaikan ketegangan.
Ini jadi ciri khas yang unik, kadang satu adegan bisa sunyi tapi sangat menekan.
7. Ketidakpastian Identitas Do Young
Banyak yang berspekulasi “apakah Do Young benar-benar kakak dari Do Ha, atau justru ada pertukaran identitas?”
Beberapa gestur dan dialog menimbulkan rasa curiga, seolah ia menyembunyikan kebenaran soal dirinya.
8. Rahasia Orang Tua
Beberapa flashback dan dialog menggiring ke satu kemungkinan besar, yakni perceraian orang tua mereka menyimpan alasan lebih dalam.
Episode 4 memberi clue bahwa mungkin Do-Ha tahu sesuatu soal keluarga mereka yang tidak diketahui Do-Yeong. Apakah ini akan jadi konflik besar ke depan?
Baru empat episode berjalan, Last Summer sudah berhasil membangun atmosfer yang menyentuh dan menggugah rasa penasaran.
Drama ini menjanjikan lebih dari sekadar romansa, tapi juga refleksi mendalam tentang rasa bersalah, waktu, dan kebenaran yang tertunda.
Jika awalnya saja sudah sekuat ini, tampaknya episode-episode selanjutnya akan membawa kita pada lebih banyak kejutan dan emosi yang tak terduga.
Penulis : Maharani Valensya Nurma Yunita | Magang Jurnalistik Radar Banyuwangi
Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News
Editor : Ali Sodiqin