Dibitangi Jackie Chan, Film The Shadow’s Edge Laris Manis di Bioskop China

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Rabu, 17 September 2025 | 18:49 WIB

Salah satu poster film The Shadow’s Edge’ yang dibintangi aktor gaek Jackie Chan.
Salah satu poster film The Shadow’s Edge’ yang dibintangi aktor gaek Jackie Chan.

RADARBANYUWANGI.ID - Di usianya yang ke-71 tahun, legenda film laga Jackie Chan kembali membuktikan kejayaannya.

Setelah bertahun-tahun dirundung proyek gagal, sang ikon action Asia bangkit lewat film terbarunya, The Shadow’s Edge, yang saat ini merajai box office China.

Film garapan Larry Yang itu langsung meraup Rp193 miliar di pemutaran awal dan meroket hingga Rp454 miliar dalam minggu pertama.

Hingga 22 Agustus lalu, total pendapatan film ini sudah menembus Rp890 miliar, bahkan berhasil menyalip film animasi blockbuster Little Monster of Langlang Mountain.

Para analis memprediksi The Shadow’s Edge bisa melampaui Rp2 triliun dan masuk dalam daftar enam film box office terbesar di Tiongkok tahun 2025.

Jackie Chan Bangkit dari Dekade Sulit

Jackie Chan sebelumnya sempat kehilangan pamornya setelah deretan film seperti Kung Fu Yoga, Vanguard, hingga Karate Kid: Legends gagal memikat penonton.

Kritikus bahkan menilai Jackie terlalu bergantung pada formula nostalgia dan sulit terhubung dengan generasi muda.

Namun, The Shadow’s Edge mengubah narasi itu. Jackie yang menerima Lifetime Achievement Award di Festival Film Internasional Locarno ke-78 di Swiss kini kembali dipuja lewat aktingnya.

“Dari seorang stuntman yang bekerja hanya demi makan hingga aktor yang filmnya ditonton dunia, saya selalu berpegang pada satu keyakinan: memberikan yang terbaik di setiap adegan,” ujarnya dilansir dari MovieWeb (25/8).

Duel Old School vs High-Tech

The Shadow’s Edge menghadirkan kisah segar tentang geng pencuri super canggih yang membuat polisi lokal kewalahan.

Polisi akhirnya meminta bantuan Wong Tak Chung (Jackie Chan), mantan anggota legendaris yang sudah lama pensiun.

Bersama Ho Qiuguo (Zifeng Zhang), anggota muda dari Departemen Investigasi Kriminal, Wong terjun dalam permainan kucing-kucingan penuh aksi melawan para pencuri dengan teknologi tinggi.

Serunya, film ini bukan hanya adu fisik, tapi juga duel antara pengawasan tradisional lawan trik kriminal era digital. Alurnya penuh kejutan dan sulit ditebak.

Uniknya, The Shadow’s Edge adalah remake dari film Hong Kong tahun 2007 berjudul Eye in the Sky karya Yau Nai-hoi.

Bedanya, versi terbaru ini dirombak total dengan nuansa teknologi AI agar relevan dengan era modern, tanpa kehilangan semangat aslinya.

Dengan capaian fantastis dan cerita penuh tensi, Jackie Chan resmi kembali ke singgasananya sebagai bintang laga nomor satu Asia. (*)

Editor : Ali Sodiqin
the shadows edge box office china jackie chan