RADARBANYUWANGI.ID - Setelah bertahun-tahun absen dari dominasi box office, Jackie Chan kembali membuktikan kebintangannya lewat film terbaru berjudul The Shadow’s Edge.
Karya garapan Larry Yang ini sukses meraup pendapatan total mencapai USD 157,4 juta atau setara Rp 2,59 triliun, dilansir dari Artisan Gateway (via Variety, Senin 15 September).
Film aksi ini berhasil mengumpulkan USD 8,5 juta hanya dalam sepekan terakhir, menempatkannya di posisi puncak box office Tiongkok.
Baca Juga: Jackie Chan Tampil Beda di Shinjuku Incident! Mega Film Asia Indosiar Siap Guncang Layar Malam Ini
The Shadow’s Edge bahkan mengalahkan film animasi Nobody yang meraup USD 5,6 juta dengan total pemasukan USD 222,8 juta setelah tujuh pekan tayang.
Di posisi ketiga, ada film Dead to Rights dengan pemasukan USD 3 juta (total USD 414 juta), disusul film Hollywood Final Destination: Bloodlines yang mengantongi USD 1,7 juta (total USD 24,7 juta), dan The Bad Guys 2 dengan USD 1,3 juta (total USD 26,5 juta).
Terinspirasi Journey to the West
Disutradarai oleh Yu Shui, The Shadow’s Edge terinspirasi dari kisah klasik Journey to the West.
Namun, film ini menghadirkan sudut pandang unik, yakni dari para iblis yang berusaha membangkitkan kekuatan spiritual mereka.
Kombinasi fantasi, mitologi, dan aksi khas Jackie Chan membuat film ini mendapat respons positif dari penonton.
Jackie Chan di Usia 71 Tahun
Kesuksesan ini terasa semakin istimewa mengingat Jackie Chan kini telah berusia 71 tahun.
Tak hanya meraih kembali popularitas box office, ia juga baru saja menerima Lifetime Achievement Award di Festival Film Internasional Locarno ke-78 di Swiss.
“Dari seorang stuntman yang hanya bekerja demi makan hingga kini film saya ditonton di seluruh dunia, saya selalu berpegang pada satu hal: memberikan yang terbaik di setiap adegan,” ujar Jackie, dikutip dari MovieWeb (25/8).
Ucapan ini menyentuh hati banyak penggemar, apalagi setelah satu dekade yang penuh tantangan.
Jackie sempat melewati masa sulit dengan sejumlah proyek yang mengecewakan, mulai dari Kung Fu Yoga, The Knight of Shadows: Between Yin and Yang, Vanguard, The Myth 2, hingga Karate Kid: Legends.
Kini lewat The Shadow’s Edge, Jackie Chan seolah membuktikan bahwa sang legenda masih punya taring di layar lebar.
Sebuah kebangkitan yang tak hanya membanggakan dirinya, tapi juga dunia perfilman Asia. (*)
Editor : Ali Sodiqin