Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Wajib Nonton! Film Singsot Angkat Mitos Bersiul Maghrib Jadi Teror Horor Paling Menegangkan 2025

Fanzha Shefya Yuananda • Sabtu, 19 Juli 2025 | 23:00 WIB
Film Singsot: Kisah yang diambil dari mitos tanah Jawa, kini telah tayang di Netflix.
Film Singsot: Kisah yang diambil dari mitos tanah Jawa, kini telah tayang di Netflix.

RADARBANYUWANGI.ID – Film horor terbaru Indonesia berjudul Singsot, karua Wahyu Agung Prasetyo menjadi salah satu horor lokal yang patut diperhitungkan di tahun 2025 ini.

Diadaptasi dari film pendek yang berjudul sama, film ini menyuguhkan cerita menyeramkan yang berakar pada kepercayaan Masyarakat Jawa tentang larangan bersiul saat “surup” atau menjelang Maghrib.

Pamali yang selama ini dianggap sekadar mitos, dalam film ini berubah menjadi ancaman nyata.

Cerita dalam film Singsot mengikuti kehidupan Ipung, seorang anak laki-laki berusia 13 tahun yang tinggal bersama kakek-neneknya di pelosok kota Yogyakarta.

Setelah kehilangan kedua orang tuanya, Ipung tumbuh bersama Mbah Lanang dan Mbah Wedok. Ia memiliki ketertarikan besar terhadap kicauan burung perkutut, hobi tradisional yang diwariskan oleh sang kakek.

Kegemaran Ipung pada burung perkutut membuatnya terbiasa bersiul untuk menarik perhatian burung-burung tersebut.

Mbah Lanang lah yang mengajari nya cara “singsot” atau bersiul untuk memanggil burung dengan irama yang tepat.

Namun, Mbah Wedok melarang Ipung untuk jangan terbiasa untuk bersiul apalagi saat petang tiba. Ipung mengabaikan pesan dari neneknya itu.

Lalu, Mbah Lanang membantu untuk memperingati cucunya agar berhenti bersiul saat Maghrib. Mbah Lanang memberinya peluit burung miliknya saat beliau masih seusia cucunya.

Namun, kesalahan kecil itu membawa dampak besar, setelah Ipung bersiul di suatu sore menjelang Maghrib, kejadian-kejadian janggal mulai datang.

Ipung mengalami berbagai gangguan dari makhluk tak kasat mata, mimpi buruk yang selalu mendatanginya saat tidur, hingga melihat penampakan aneh dan menyeramkan.

Tidak hanya Ipung, warga desa pun turut mengalami terror, dari sakit misterius hingga kematian salah satu tokoh desa yang dituakan.

Ketakutan menyelimuti desa, dan Ipung pun harus menghadapi konsekuensi dari tindakannya. Beban rasa bersalah memaksanya untuk mencari jalan keluar demi menghentikan teror yang telah menyebar.

Singsot bukan sekadar film horor penuh ketegangan, tapi juga cerminan dari nilai-nilai adat, kepercayaan turun-temurun, serta dinamika hubungan antar anggota keluarga di pedesaan.

Film ini membawa penonton ke dalam atmosfer mistis khas budaya Jawa, di mana pesan-pesan leluhur yang kerap dianggap sepele ternyata menyimpan makna penting yang tak bisa diabaikan. (*)


Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News.

Editor : Ali Sodiqin
#Film singsot #Tayang Netflix #horor #sinopsis