Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Film Jumbo Hanya Butuh 1 Juta Lagi untuk Singkirkan KKN di Desa Penari

Lugas Rumpakaadi • Senin, 12 Mei 2025 | 02:15 WIB
Jumbo resmi jadi film Indonesia terlaris ke-2 sepanjang masa.
Jumbo resmi jadi film Indonesia terlaris ke-2 sepanjang masa.

RadarBanyuwangi.id - Sebuah hari bersejarah bagi dunia perfilman Indonesia terjadi pada Minggu (11/5).

Dalam 41 hari penayangan, film animasi Jumbo telah ditonton oleh 9.138.313 orang, menjadikannya film Indonesia terlaris kedua sepanjang masa, hanya terpaut kurang dari satu juta penonton dari pemuncak, KKN di Desa Penari.

Kabar gembira ini diumumkan oleh akun @Cinepoint, sumber terpercaya pemantau data penonton film nasional.

Lewat akun tersebut, Jumbo dikabarkan baru saja melampaui film Agak Laen, menjadikannya film Indonesia kedua terbanyak ditonton.

Alih-alih saling bersaing dengan panas, para pelaku industri menunjukkan solidaritas luar biasa. Muhadkly Acho, sutradara Agak Laen, film yang kini digeser oleh Jumbo, langsung memberi ucapan selamat.

Tak ketinggalan, Joko Anwar yang film terbarunya Pengepungan di Bukit Duri masih tayang di bioskop, juga ikut merayakan pencapaian ini.

Berdasarkan tren penonton harian, Jumbo masih terus menempati posisi puncak dibanding film-film lain yang sedang tayang.

Bahkan, dalam sehari saja (Sabtu, 10 Mei), film ini menambah lebih dari 124 ribu penonton, melampaui tujuh film lainnya yang tayang bersamaan.

Netizen pun ramai-ramai memberi dukungan. Ada juga yang bercanda membandingkannya dengan rekor film Avengers: Endgame.

Sebagai catatan, Endgame masih memegang rekor sepanjang masa di Indonesia dengan 10.976.338 penonton.

Rekor Jumbo tak berhenti di dalam negeri. Sekitar 2 minggu lebih penayangan, film ini telah melampaui Mechamato Movie (2022) yang sekaligus menjadikan Jumbo sebagai film animasi terlaris di Asia Tenggara.

Anggia Kharisma, produser Jumbo, berpendapat capaian jumlah penonton itu merupakan bentuk kepercayaan penonton Indonesia kepada karya anak bangsa. Dan memang, kepercayaan itu menjadi kunci.

Ryan Adriandhy, kreator sekaligus sutradara Jumbo, mengungkapkan bahwa produksi film ini melibatkan lebih dari 420 animator lokal dan dikerjakan selama lima tahun sejak 2019. (*)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#KKN di Desa Penari #Film Jumbo