Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ngabuburit Seru, Sensasi Menunggu Buka Puasa Sembari Berkuda di Glagah Banyuwangi

Fredy Rizki Manunggal • Rabu, 5 Maret 2025 | 10:30 WIB
BERKESAN: Warga menjajal sensasi naik kuda pacu di Desa/Kecamatan Glagah, Selasa (4/3).
BERKESAN: Warga menjajal sensasi naik kuda pacu di Desa/Kecamatan Glagah, Selasa (4/3).

RADAR BANYUWANGI – Ada kegiatan yang bisa dilakukan untuk menunggu waktu berbuka puasa alias ngabuburit.

Selain berburu takjil atau jalan-jalan sore, berkuda juga bisa menjadi alternatif untuk mengisi waktu sembari menunggu beduk Magrib.

Sensasi ngabuburit seru naik kuda mengelilingi area persawahan dan ruang terbuka hijau (RTH) tersebut dapat diakses di salah satu stable yang berlokasi di Desa/Kecamatan Glagah.

Di hari normal, stable tersebut dikhususkan untuk sarana berlatih para atlet berkuda.

Namun selama Ramadan, stable itu dibuka untuk masyarakat umum yang ingin menjajal naik kuda-kuda terlatih.

”Selama ini stable kami lebih banyak digunakan untuk latihan atlet berkuda. Tapi, karena bulan Ramadan suasana berbeda, kami ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat umum untuk mencoba pengalaman baru sambil menunggu waktu berbuka,” ujar pemilik stable, yakni Slamet Riyadi.

Slamet menambahkan, ide ini muncul sebagai upaya untuk memberikan alternatif kegiatan ngabuburit yang menyenangkan dan bermanfaat bagi masyarakat.

Sebelum memulai berkuda dengan berkeliling, imbuh Slamet, pengunjung terlebih dahulu diajari dasar-dasar cara berkuda.

Karena kuda-kuda yang digunakan adalah kuda pacu yang digunakan atlet, maka penanganannya berbeda dengan kuda yang digunakan untuk berwisata pada umumnya.

”Untuk yang baru mencoba berkuda kita ajari dulu di umbaran sekitar 45 menit. Kalau sudah bisa, baru kami ajak jalan keluar. Biasanya sampai lapangan Glagah,” imbuhnya.

Khusus untuk anak-anak, Slamet mengatakan, pihaknya memberlakukan promo bayar seikhlasnya. Menurut dia, hal ini sebagai bagian dari upaya memberikan edukasi olahraga berkuda kepada anak-anak.

”Kalau untuk anak-anak kami buat promo seikhlasnya. Tapi kuda hanya dituntun, hitung-hitung pengenalan olahraga berkuda,” pungkasnya. (fre/sgt/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#berkuda #menunggu waktu berbuka #banyuwangi #Ngabuburit #glagah