RADAR BANYUWANGI - Kemenangan Persewangi Banyuwangi tak lepas dari peran sang kiper, Muhammad Zaki Ali Sapari.
Pemain berusia 20 tahun itu berhasil menggagalkan tiga tendangan eksekutor Persinga dalam laga final di Stadion Ketonggo, Ngawi, Minggu (23/2/2025).
Jika ada kategori pemain terbaik, Zaki pun layak mendapat gelar Man of The Match.
Pemain yang pernah memperkuat tim EPA Persita Tangerang itu tampil gemilang dan membawa Persewangi sebagai Juara Liga 4 Jatim.
Penampilan Zaki di partai final tak lepas dari sosok sang ibu, Dikha Christina, yang hadir langsung ke Stadion Ketonggo, Ngawi.
Dikha tampak berdoa melihat anaknya digempur berulang kali oleh pemain-pemain Persinga. Begitu melihat Persewangi menang, Dikha pun tak bisa membendung air matanya.
Apalagi, Zaki langsung berlari ke arahnya dan langsung bersujud di kaki Dikha. Perempuan asal Tangerang itu mengatakan, momen itu cukup mengharukan bagi dirinya.
Dikha menuturkan, sebelum membela Persewangi, Zaki sempat ditolak berbagai klub.
Zaki akhirnya nekat berangkat ke Banyuwangi seorang diri untuk diuji oleh head coach almarhum Syamsuddin Batolla.
Persewangi akhirnya memberinya kesempatan kepada Zaki menjadi bagian dari sejarah kemenangan Persewangi.
”Saya bersyukur, Alhamdulillah ini rezeki dan anugerah yang tidak terduga. Saat banyak klub tidak memberi anak saya kesempatan, tapi Persewangi memberinya,” kata Dhika.
Istri dari kiper legendaris Timnas Indonesia Mukti Ali Raja itu berharap, apa yang diinginkan anaknya, yakni melanjutkan karir ayahnya, bisa terwujud.
Ya, Mukti Ali Raja, ayah Zaki, merupakan legenda kiper Timnas Indonesia.
Sementara itu, Zaki mengatakan, semua kemenangan yang diraih selama ini merupakan izin Allah SWT.
Apa yang membuat tim menang adalah bukti dari bagusnya mental pemain Persewangi.
Kedatangan ibundanya, menurut Zaki, menjadi spirit tersendiri untuk tampil baik di babak final Liga 4 Jatim.
”Saya ingin menunjukkan ke ibu kalau saya bukan lagi anak kecil. Anak yang dia lahirkan akan menjadi seorang ayah (kiper legendaris),” pungkasnya. (fre/aif/c1)
Editor : Ali Sodiqin