Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Usai Bertemu Elon Musk, Felicia Dahayu, Siswa SD ’Pinggiran’ Itu Kini Juara Kompetisi Coding di Korsel

Sigit Hariyadi • Selasa, 5 November 2024 | 19:00 WIB
MEMBANGGAKAN: Felicia Dahayu menunjukkan medali emas dan sertifikat juara The 9th World Innovative Technology (WIT) Challenge di Chonnam National University, Korsel pada Minggu (3/11).
MEMBANGGAKAN: Felicia Dahayu menunjukkan medali emas dan sertifikat juara The 9th World Innovative Technology (WIT) Challenge di Chonnam National University, Korsel pada Minggu (3/11).

RADAR BANYUWANGI - Pelajar SDN 1 Pesanggaran, Banyuwangi, Felicia Dahayu, kembali membuat gebrakan.

Kali ini, dia mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. Dia meraih medali emas kompetisi coding yang digelar di Korea Selatan (Korsel) pada Sabtu hingga Minggu (2–3/11).

Sepak terjang Felicia Dahayu belum benar-benar hilang dari ingatan sebagian masyarakat Banyuwangi. Pada 19 Mei lalu, dia berkesempatan bertemu dan berbincang langsung dengan pesohor teknologi yang sekaligus Chief Executive Officer (CEO) SpaceX dan Tesla Inc, yakni Elon Reeve Musk.

Pertemuan itu berlangsung saat Elon Musk berkunjung ke Bali dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) ke-10.

Kini, belum genap enam bulan kemudian, Felicia bikin gebrakan baru. Putri pasangan suami istri (pasutri) Erwanto dan Dezy Indah Puspitasari itu mengharumkan nama Indonesia di panggung global.

Meski menempuh pendidikan di SD yang jauh dari pusat Kota Banyuwangi atau bisa dibilang SD pinggiran, tepatnya di SDN 1 Pesanggaran, dia berhasil meraih medali emas kompetisi coding dalam ajang ”The 9th World Innovative Technology (WIT) Challenge”, di Chonnam National University, Korsel.

Pelajar yang tinggal di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Siliragung ini merupakan salah satu siswa hasil peserta pelatihan matematika dengan metode ”Smart Gasing” yang difasilitasi Pemkab Banyuwangi sejak Maret 2023 lalu.

Metode pembelajaran matematika ini dikembangkan oleh Profesor Yohanes Surya, fisikawan Indonesia dan Pembimbing Tim Olimpiade Fisika Indonesia/TOFI.

Sejak setahun lalu, Pemkab Banyuwangi memfasiltasi pelatihan tersebut untuk anak-anak desa di Banyuwangi. Tujuannya mencetak ribuan jagoan matematika lewat program tersebut.

Pada peringatan Hari Jadi Banyuwangi, Desember 2023, Bupati Ipuk Fiestiandani memberikan penghargaan kepada Felicia sebagai ”Warga Inspiratif”.

Felicia juga didaulat berbagi pengetahuan matematika di Fakultas Teknik Universitas Cendrawasih.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sugirah pun mengaku bangga atas pencapaian Felicia.

”Sangat membanggakan. Felicia tak hanya mengharumkan nama Banyuwangi, namun juga Indonesia di kancah dunia. Selamat untuk Ananda Felicia, teruslah berprestasi, semoga bisa menjadi inspirasi bagi para pelajar yang lain. Berasal dari desa bukan halangan untuk bisa berprestasi mendunia,” ujarnya, Senin (4/11).

Felicia adalah satu dari ribuan anak-anak desa di Banyuwangi yang mengikuti pelatihan Smart Gasing. Potensinya sudah terlihat sejak pelatihan pertama di Banyuwangi.

 ”Dia paket komplet. Selain kemampuan numeriknya bagus, kemampuan seni dan budayanya juga baik,” ujar Dwi Septy Oktavina, koordinator trainer Smart Gasing Banyuwangi.

Melihat potensinya tersebut, Felicia dipilih oleh tim Prof Surya untuk mengikuti Olimpiade Matematika, di Bitung, Sulawesi, November 2023 lalu. Hasilnya, bocah perempuan yang satu ini menjadi juara. 

Sejak Januari 2024, Felicia mendapat training khusus dari tim Prof Yohanes Surya untuk menghadapi Olimpiade Matematika se-Asia, yakni ”Asia Science and Mathematics Olympiad for Primary and Secondary School (ASMOPSS)”. 

Di sela training matematika tersebut, Felicia juga dilatih membuat program komputer (coding). Selama 6 bulan dilatih, Felicia menunjukkan kemampuannya dengan baik hingga dapat membuat program komputer (coding) yang baik. 

Lalu, Felicia kembali ditunjuk tim Prof Yohannes Surya untuk mewakili Indonesia pada ajang The 9th World Innovative Technology (WIT) Challenge 2024 di Korea.

Felicia diberangkatkan bersama 5 perwakilan yang lain untuk mengikuti lomba coding. Hasilnya, Felicia meraih emas pada kategori Junior Coding Level. 

Kini, Felicia fokus untuk mengikuti ASMOPSS yang diikuti para pelajar terbaik se-Asia, yang akan digelar tahun ini. Dia dilatih matematika lanjutan hingga level yang cukup tinggi.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi Suratno, menambahkan, metode Gasing telah terbukti berhasil meningkatkan kemampuan matematika anak-anak Banyuwangi. Selain Felicia, Banyuwangi juga terus mencetak dan menyiapkan jagoan baru di bidang matematika. 

”Saat ini, sedang disiapkan tiga pelajar Banyuwangi lainnya untuk mengikuti olimpiade Gasing, November mendatang. Semoga ke depan akan semakin banyak talenta anak muda Banyuwangi yang memiliki kemampuan numerik yang baik,” harap Suratno. (sgt/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#pesanggaran #medali emas #coding #elon musk #Matematika #Felicia Dahayu #Lomba #siswa sd #Korea Selatan