Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bentuknya Ikonik, Ini Cerita Tentang Pohon Beringin Raksasa di Pendapa Sabha Swagata Blambangan Banyuwangi

Gareta Yoga Eka Wardani • Minggu, 21 Januari 2024 | 13:00 WIB

BESAR: Pohon beringin tua di kompleks Pendapa Sabha Swagata Blambangan Banyuwangi.
BESAR: Pohon beringin tua di kompleks Pendapa Sabha Swagata Blambangan Banyuwangi.

RadarBanyuwangi.id – Pohon berukuran raksasa tak hanya ditemukan di tengah-tengan hutan belantara.

Di pusat Kota Gandrung Banyuwangi, ternyata masih ada beberapa pohon besar yang berusia ratusan tahun.

Selalu ada saja cerita tentang pohon yang besar di tengah kota Banyuwangi.

Sama halnya seperti kota-kota lain di Pulau Jawa, pohon besar yang berusia ratusan tahun di pusat kota, biasanya merupakan pohon beringin.

Pemilihan pohon beringin sebagai tanaman di pusat kota atau pusat pemerintahan, ternyata tidak hanya dilandasi fungsi peneduh atau penghijauan.

Lebih dari itu, ada faktor budaya yang lekat dengan politik dan kekuasaan pada masa lalu.

Dalam norma budaya dan tradisi Jawa, banyak sendi kehidupan yang diapresiasikan dengan ragam simbol.

Nah, dalam hal kekuasaan, ada simbol pendapa sebagai tempat tinggal penguasa.

Di dalam pendapa zaman dulu, hampir dipastikan ada tanaman peneduh yang mengakar kuat yakni pohon beringin. Ini merupakan simbol kekuasaan yang kuat dan mapan.

Nah, ketika zaman berganti, generasi juga sudah ikut berganti, tetapi pohon beringin sebagai tanaman peneduh, ternyata masih bertahan.

Sudah banyak cerita yang dilalui para penguasa daerah, tetapi pohon beringin tersebut masih tetap eksis menjadi peneduh kawasan hingga saat ini.

Bentuk ranting dan cabang dari pohon beringin yang melebar, sangat lebat, dan tumbuh menjadi sangat besar.

Tidak heran, jika pohon beringin biasanya ditanam di lokasi strategis mulai dari halaman kantor, pasar, tepian lapangan, dan lainnya.

Salah satu contoh beringin berusia tua yang masih bertahan hingga kini adalah pohon beringin di Pendapa Sabha Swagata Blambangan.

Konon, penanaman beringin di pendapa memiliki makna atau simbol antara hubungan pemerintah dengan rakyatnya.

Selain itu, memiliki alasan fungsional pohon beringin sebagai penyedia iklim mikro yang baik.

Bahkan, pohon beringin dapat memberikan tampilan yang lebih sejuk.

Seperti yang dikatakan pengunjung Pendapa Sabha Swagata Blambangan, Luwis Goestafo Al Ghofur.

Pohon beringin di pendapa, kata dia, menjadi salah satu ikon tersendiri bagi lokasi tersebut.

”Selain jadi peneduh, pendapa lebih terlihat ikonik karena pohon beringin yang berjejer,” ujarnya.

Sementara itu, ada pula pandangan yang menganggap pohon beringin identik dengan hal yang mistis.

Karena itu, untuk menghilangkan nuansa angker, hiasan lampu yang indah pun dipasang di kompleks pendapa.

Sinarnya akan ikut menerangi pohon beringin tersebut.

Sehingga, kesan angker semakin hilang. Yang muncul adalah kompleks bangunan tersebut jadi terlihat lebih indah.

”Kalau sudah dihiasi lampu, jadi tidak terlihat menakutkan. Malah lebih terlihat bagus dan indah,” pungkas Luwis. (rei/bay/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#blambangan #Cerita #pohon raksasa #Ikonik #Pendapa Sabha Swagata #banyuwangi #pohon beringin