Kakak beradik dari Desa Lugonto, Kecamatan Rogojampi, sukses menjadi youtuber cilik. Keduanya adalah Cherie Callista Wangsa,15, dan Vivianne Vernetta Wangsa, 10. Saat ini Cherie duduk di bangku kelas 11 SMA. Sedangkan adiknya, Vivianne, masih kelas 4 SD.
Sejak tahun 2020, anak pasangan suami istri Mindarto dan Jeanny Margareth aktif mengisi channel YouTube miliknya dengan suara emasnya.
Dua tahun sebagai youtuber, subscriber-nya tembus 150 ribu. Tepatnya, jumlah subscriber channel YouTube Vivianne 152 ribu, sedangkan Cherie mencapai 156 ribu. Jumlah video yang telah mereka upload sejak tahun 2020 mencapai 85 video.
Meng-upload video secara rutin seminggu sekali tidaklah mudah. Sebagai seorang pelajar, kesibukan utama adalah belajar. Sehingga keduanya harus disiplin dalam mengelola waktu. Apalagi, bagi Cherie yang harus pulang sore karena sistem sekolah full day. ”Sepulang sekolah baru membuat video cover,” tuturnya.
Selama dua tahun mengembangkan channel YouTube, tak selalu berjalan mulus. Mereka pun kadang menemui kendala dalam perjalanan karir mereka. Beberapa teman sekolah memandang asing kesibukan yang sedang Cherie dan Vivianne geluti. ”Ada saja yang heran,” ungkap Cherie.
Cherie dan Vivianne membuat Channel YouTube sejak pandemi Covid-19 melanda, tepatnya bulan September 2020. Cherie mengaku tertarik membuat video untuk mengisi waktu luang selama berada di dalam rumah. ”Bingung mau ngapain di rumah, jadi iseng membuat video cover lagu,” ujar dia.
Awalnya, dia merekam video secara mandiri. Merasa tidak percaya diri dengan hasil rekaman tersebut, Cherie meminta bimbingan kepada guru les vokalnya. Dari situlah, saran untuk membuat channel YouTube muncul.
Sementara, Vivianne, sang adik mengungkapkan kesulitan yang dialami selama mengembangkan channel YouTube. ”Biasanya kami sulit menentukan besok mau menyanyikan lagu apa,” ujar Vivi, sapaan akrab Vivianne.
Perlu diketahui, kemampuan menyanyi Cherie dan Vivi tidak perlu diragukan. Sejak kecil keduanya telah mengikuti les vokal. ”Umur 5 tahun sudah didaftarkan ikut les vokal sama mama,” kata Vivi.
Mental keduanya telah terlatih sejak dini karena rutin mengikuti berbagai perlombaan, baik skala nasional maupun internasional. ”Cece (Cherie) dan saya sering mengikuti lomba menyanyi, baik offline atau pun virtual,” tuturnya.
Berbagai penghargaan pernah mereka dapatkaan. Antara lain Special Performance Vocal Young Artist Category International Vitual Concert Season 1, Best of The Best Vocal Young Artist Category in International Virtual Concert Season2, Juara 2 Cipta Lagu Anak Indonesia Musikami Record, dan masih banyak lainnya.
Sekarang Cherie dan Vivi menjadi kebanggan sekolah, keluarga, dan lingkungan tempat tinggal mereka. Boleh dibilang, keduanya kini tinggal memanen usaha keras selama dua tahun tersebut. Dalam sebulan mereka bisa mendapatkan income belasan juta rupiah dari channel YouTube.
Karena usia mereka masih di bawah umur, hasil dari channel YouTube diberikan langsung ke orang tua untuk ditabung. ”Total income dari kedua channel YouTube belum mencapai Rp 100 juta. Kami bikin YouTube bukan semata mencari pendapatan, tapi untuk menyalurkan hobi dan bakat olah vokal,” ujar Jeanny, ibu kandung Cherie dan Vivi. (cw4/aif/c1) Editor : Syaifuddin Mahmud