Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Meskipun Berukuran Besar, Hiu Tak Ganggu Aktivitas Penyeberangan

Rahman Bayu Saksono • Senin, 8 Agustus 2022 | 16:04 WIB
MENARIK: Hiu paus sering menampakkan diri di perairan Selat Bali tahun 2020 lalu. (Dok.Radar Banyuwangi)
MENARIK: Hiu paus sering menampakkan diri di perairan Selat Bali tahun 2020 lalu. (Dok.Radar Banyuwangi)
RADAR BANYUWANGI – Ikan hiu dan paus yang kerap muncul di Selat Bali, tidak sampai mengganggu aktivitas nelayan dan penyeberangan di Pelabuhan Ketapang. Kemunculan makhlut laut berukuran besar semacam itu, dianggap sudah biasa.

Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Selat Bali Jarno mengatakan, ikan jenis hiu dan paus memang kerap ditemui di Selat Bali. ”Ikan hiu dan paus seolah sudah jinak kalau melintas di selatan Bali ini,” ungkap Jarno.

Ikan hiu yang sering muncul dan ditemui memang beragam, namun yang paling banyak ditemui yakni jenis hiu tutul. Kemunculannya sering dijumpai terutama di musim kemarau. ”Biasanya ikan-ikan ini memang bermigrasi dari daerah dingin ke daerah yang lebih panas dari habitat sebelumnya,” kata Jarno.

Saat perairan di selatan menjadi dingin, ikan-ikan tersebut melintas ke area yang lebih hangat. ”Kalau hiu tutul muncul kerap jadi tontonan para nelayan saat tengah berlayar,” tuturnya.

Hewan bernama latin Rhincodon typus itu tampaknya tak terganggu oleh kehadiran manusia. Karena selama ini, hiu tutul kerap mendekat ke perahu nelayan. Hanya saja, saat malam hari hewan ini rentan tertabrak mesin kapal lantaran tak terlihat dalam kondisi gelap. ”Mereka termasuk jinak, hanya melintas dan sesekali muncul ke permukaan air,” kata lelaki yang sudah 30 tahun mencari ikan di Selat Bali ini.

Kemunculan ikan hiu dan paus kerap jadi tontonan bagi nelayan dan warga pesisir. Biasanya ikan hiu dan paus akan menyemprotkan air dari punggungnya. Terkadang juga berenang sambil meloncat. Pemandangan itu sangat asyik dan fenomena yang jarang ditemukan.

Tidak hanya hiu dan paus, terkadang juga kerap muncul lumba-lumba yang berenang di tengah laut dengan gayanya yang khas, yakni meloncat loncat ke udara. ”Kalau sudah musim migrasi ikan paus, hiu, dan lumba-lumba ini pertanda akan banyak ikan muncul di Selat Bali. Bagi nelayan itu adalah rezeki besar yang akan menghampiri,” tandasnya. (ddy/bay/c1) Editor : Rahman Bayu Saksono
#paus #Ikan Raksasa #hiu #selat bali