Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Mengabadikan Objek Harus Pilih Kursi Dekat Jendela Pesawat

Ali Sodiqin • Senin, 23 Mei 2022 | 14:36 WIB
JENDELA: Sayap pesawat terekam kamera saat bermanuver di dekat G-Land, Semenanjung Sembulungan, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi. (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
JENDELA: Sayap pesawat terekam kamera saat bermanuver di dekat G-Land, Semenanjung Sembulungan, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi. (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
RadarBanyuwangi.id - Mengabadikan foto maupun video saat penerbangan memang menarik. Untuk mendapatkan foto udara yang sangat khas itu, perlu posisi yang bagus di dalam kabin pesawat.

Memotret dalam penerbangan memang menjadi salah satu langkah untuk mengingat kembali perjalanan yang pernah dilakukan. Selain itu, menumpang pesawat merupakan saat paling tepat untuk mendapat hasil fotografi udara yang maksimal karena bisa memotret dari ketinggian.

Banyak ragam foto yang bisa diabadikan dari angkasa, seperti sebuah kota yang gemerlap di malam hari, pantai, atau perbukitan yang tertutup awan deretan pulau, serta ada banyak hal menarik yang dapat diabadikan saat menumpang pesawat.

Namun, untuk dapat mengabadikan momen saat berada di dalam kabin pesawat, harus memperhatikan sejumlah peraturan yang diberlakukan maskapai saat berada di dalam pesawat. ”Sebelum take-off, pramugari akan memperingatkan penumpang agar mengalihkan ponsel ke mode pesawat (airplane mode) atau dinonaktifkan,” ungkap Eksekutif General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II Bandar Udara Internasional Banyuwangi Indrawansyah melalui Plt Manager of Operation, Service, and Maintenance Perananta Sembiring.

Hal lain yang perlu diperhatikan saat berada di dalam kabin pesawat, kata Sembiring, yakni menghormati hak privasi orang lain, termasuk kru kabin pesawat. ”Sebaiknya hindari memotret penumpang lain dan kru kabin,” katanya.

Fotografer JP-RaBa Ramada Kusuma mengatakan, naik pesawat menjadi momentum untuk memotret yang tidak boleh dilewatkan, meskipun hanya menggunakan kamera ponsel. Jika kamera ponsel sudah dalam kondisi mode pesawat, salah satu modal penting untuk mendapatkan hasil foto yang bagus dari atas pesawat yakni dengan memilih kursi di sebelah jendela.

Karena dengan berada di dekat jendela, akan memberi sudut pengambilan foto yang lebih luas. Tak hanya pemandangan kabin tetapi juga pemandangan di luar. Sayangnya, ketika naik pesawat dan memesan kursi di sebelah jendela, kendala utama adalah terkena pemandangan sayap pesawat. Hal itu masih bisa dihindari dengan memilih kursi sebelah jendela di baris paling depan atau paling belakang, ketimbang bagian tengah.

Untuk mendapatkan hasil pemandangan yang maksimal, bisa juga untuk menganalisis sendiri waktu dan arah bandara tujuan. Waktu penerbangan, kata Ramada, dapat memberi bonus matahari terbit atau tenggelam. Sementara, arah pesawat ke bandara tujuan dapat memberi informasi lanjutan, dari mana matahari terbit atau tenggelam dan di mana letak kota atau pemandangan menarik. Dengan demikian, calon penumpang bisa dapat memilih booking kursi jendela di sisi kiri atau kanan pesawat.

Jika punya sistem stabilisasi di kamera, jangan lupa untuk diaktifkan. Jika belum mahir memotret, bisa menggunakan autofokus untuk memudahkan kamera menangkap objek gambar. ”Jangan pakai lampu kilat. Jangan pernah menyalakan lampu kilat (flash) saat memotret di pesawat karena dapat mengganggu kenyamanan penumpang lain,” pungkas Ramada. (ddy/bay/c1) Editor : Ali Sodiqin
#foto jurnalistik #foto dari pesawat #foto seni #foto udara #fotografi