Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Makam Rekso Joyo di Bukit Gombol, Pernah Jadi Orang Terkaya

Ali Sodiqin • Senin, 28 Maret 2022 | 23:00 WIB
makam-rekso-joyo-di-bukit-gombol-pernah-jadi-orang-terkaya
makam-rekso-joyo-di-bukit-gombol-pernah-jadi-orang-terkaya


SINGOJURUH – Di Bukit Gombol, Desa Benelan Kidul, Kecamatan Singojuruh, ada makam Rekso Joyo. Semasa hidup, dia dikenal sebagai orang terkaya di Singojuruh, Banyuwangi.



Sosok Mbah Rekso Joyo populer bagi sebagian warga Desa Lemahbangkulon, Desa Benelan Kidul, dan Desa Alasmalang di Kecamatan Singojuruh. Namanya juga diabadikan sebagai nama perempatan di daerah itu, yakni perempatan Wonorekso di Desa Alasmalang.



Di perempatan tersebut terdapat patung kebo-keboan yang juga menjadi ikon Desa Alasmalang. Entah siapa yang memberi nama perempatan tersebut dengan sebutan Wonorekso. Dalam Bahasa Jawa, wono berarti hutan, dan Rekso adalah nama pemiliknya, yakni Rekso Joyo.



Makam Mbah Rekso Joyo berada di atas perbukitan Dusun Gombol, Desa Benelan Kidul, Kecamatan Singojuruh. Sosok Rekso Joyo terkenal selama zaman penjajahan Belanda. Konon, dia merupakan tuan tanah dan orang terkaya di Kecamatan Singojuruh pada masa itu. Kompleks bangunan makam tersebut terbilang cukup luas.



Makam Mbah Rekso Joyo dikelilingi bangunan mirip pondok dengan lebar sekitar 9 meter persegi. Pada bagian luarnya terdapat pagar besi. Lantainya juga dilapisi keramik. Pusara dan batu nisan makam terbuat dari marmer. Sedangkan dinding batu nisan itu bertuliskan ”Rekso Jojo”, Wafat 4 Soero.



Di luar kompleks makam Mbah Rekso Joyo itu juga terdapat makam-makam lainnya. Namun, ada satu makam yang juga dibuat pondokan dan berlantai keramik. Pada pusara makam itu tertulis jelas nama Mustafa/ P.Sulur, Wafat pada 4/8/1974. Dari sekian makam yang ada di perbukitan tersebut, makam Mbah Rekso yang paling megah dibanding makam-makam lainnya.



Husna, 87, cucu yang juga keturunan Mbah Rekso Joyo mengaku tidak tahu persis wajah kakeknya. Namun, dari cerita yang disampaikan ayahnya, almarhum Mustafa, sosok mendiang kakeknya tersebut adalah orang terpandang dan terkaya kala itu. Saking kayanya, tanahnya disebut-sebut seluas Kecamatan Singojuruh dan sebagian wilayah Kecamatan Rogojampi.



Bahkan, karena banyak tanah dan bergelimang harta, Mbah Rekso Joyo dikabarkan memiliki selir sejumlah 41 orang. Jumlah anak dan cucunya mencapai ratusan orang. Saking banyaknya, hanya beberapa saja yang terdeteksi sebagai keturunan langsung Mbah Rekso Joyo.



Masih kata Husna, dari buah pernikahan dengan salah satu selir bernama Muspiah, Mbah Rekso Joyo yang memiliki nama lahir Madaham itu memiliki tiga orang anak. Masing-masing anaknya bernama Madahar, Mustafa, dan Endro Joyo. Ketiga anaknya itu juga mempersunting beberapa istri dan memiliki anak. ”Saya sendiri dari keturunan Mustafa dan ibu keempat bernama Asminten,” jelas Husna.



Meski sudah sepuh, Husna tergolong memiliki daya ingat yang kuat. Perempuan ini masih bisa mengingat dengan sempurna kisah masa kecilnya. Dari sepenggal ceritanya, yang masih dia ingat betul yakni almarhum ayahnya, Mustafa, pernah menceritakan tentang silsilah keluarga besar Rekso Joyo. ”Dulu ada sebuah buku berisi silsilah keluarga dan foto Kakek Rekso Joyo. Saya tidak tahu dokumen itu ke mana dan ada pada siapa,” kenangnya. 


Editor : Ali Sodiqin
#kuburan