Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Makam Buyut Sayu Atika di Puncak Bukit, Tak Pernah Sepi Peziarah

Ali Sodiqin • Senin, 28 Maret 2022 | 22:00 WIB
makam-buyut-sayu-atika-di-puncak-bukit-tak-pernah-sepi-peziarah
makam-buyut-sayu-atika-di-puncak-bukit-tak-pernah-sepi-peziarah


GIRI – Di puncak puthuk (bukit) Giri di Kelurahan/Kecamatan Giri, Banyuwangi, ada satu makam yang nyaris tak pernah sepi dikunjungi peziarah. Tempat ini dinamakan Makam Buyut Sayu Atika.



Tiga pria duduk-duduk di depan semacam surau yang berlokasi di kompleks Makam Buyut Sayu Atika, Kamis siang (24/3/2022). Lokasi makam yang satu ini memang cukup jauh dari permukiman, tepatnya di puncak bukit di wilayah Kelurahan/Kecamatan Giri. Meski demikian, makam tersebut nyaris tak pernah sepi peziarah.



Ya, Makam Buyut Sayu Atika atau Eyang Putri Atika merupakan salah satu tempat yang dikeramatkan oleh sebagian warga. Bahkan, makam ini kerap menjadi jujugan wisata religi. Tidak hanya oleh warga Banyuwangi, tetapi juga warga luar daerah.



Salah satu pria yang ditemui Jawa Pos Radar Banyuwangi di kompleks Makam Buyut Sayu Atika menyebut, banyak warga asal luar kabupaten yang berziarah di makam tersebut. ”Tak jarang ada warga yang datang rombongan. Mereka datang menggunakan empat atau lima bus,” ujar pria yang enggan namanya dikorankan tersebut.



Satu pria yang lain menimpali, belum lama ini ada rombongan asal salah satu pondok pesantren di Banyuwangi yang berziarah di Makam Buyut Sayu Atika. ”Saking banyaknya anggota rombongan, mereka membawa 14 bus,” kata dia.



Sementara itu, meski berada di puncak bukit, akses menuju Makam Buyut Sayu Atika relatif mudah. Ada beberapa alternatif jalur yang bisa dipilih. Salah satunya, yaitu melalui jalan yang berada tepat di belakang Masjid Maitul Ma’wa yang berlokasi di tepi Jalan Raden Wijaya, Lingkungan Payaman, Kelurahan Giri.



Selain melalui jalan di belakang Masjid Baitul Ma’wa, pengunjung juga bisa memilih jalur lain yang hanya berjarak beberapa puluh meter di sebelah barat jalur tersebut. Tepatnya, melalui Jalan Akasia lalu belok kiri melalui salah satu gang yang berada di sebelah selatan jalan jurusan Kelurahan Grogol tersebut.



Jalan menuju kompleks Makam Buyut Sayu Atika itu sudah dilapisi paving stone. Bahkan, pengunjung yang datang dengan mengendarai sepeda motor bisa membawa kendaraannya hingga ke kompleks makam. Sedangkan pengunjung yang membawa mobil atau kendaraan besar, bisa memarkir kendaraannya di tempat parkir yang sudah tersedia. Lalu, melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menyusuri jalan yang sudah berlapis paving stone tersebut. 


Editor : Ali Sodiqin
#kuburan