BIASANYA terbuat dari bahan kain denim atau jeans, kanvas, dan kain dril. Topi bucket belakangan cukup digemari warga, baik laki-laki maupun perempuan.
Topi dengan ciri khas berbentuk bulat pada bagian tepinya seperti keranjang atau pot bunga terbalik. Karena bentuknya yang menyerupai keranjang terbalik itulah, topi ini dinamakan topi bucket.
Penggemar topi bucket tidak didominasi gender tertentu. Tidak sedikit laki-laki maupun perempuan yang gemar memakai topi jenis ini. Hanya saja, yang membedakan adalah corak atau motifnya.
Para cowok cenderung suka topi bucket polos dan terkesan minimalis alias tidak terlalu banyak tulisan dan lain sebagainya. Selain itu, para cowok cenderung lebih suka topi bucket dengan warna-warna gelap, seperti hitam, hijau army, biru navy, dan lain-lain.
Sedangkan kalangan perempuan biasanya menyukai topi bucket dengan warna cerah, seperti pink, putih, dan krem. Selain itu, tidak sedikit cewek yang cenderung lebih suka topi bucket dengan banyak motif, aksen, atau tulisan.
Sementara itu, salah pemilik toko sandang di Kecamatan Singojuruh, Hida, menyebut, beberapa waktu lalu sempat booming topi bucket yang dilengkapi aksen-aksen tertentu serta tulisan dengan huruf Korea. ”Karena itu, banyak yang menyebut topi bucket tersebut dengan sebutan topi bucket Korea,” ujarnya.
Editor : Ali Sodiqin