Dan masih banyak lagi penjelasan apa sebenarnya puisi? Puisi yang tertulis dan tidak tertulis? Tujuan menciptakan puisi? Enam manfaat puisi dan lain sebagainya. Kesemuanya akan dikupas tuntas dalam workshop “Menulis Puisi” dari teori menjadi praktek yang akan dilaksanakan pada 2 dan 3 Mei mendatang.
Workshop ini merupakan kerja dari Jawa Pos Radar Banyuwangi bersama Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia. Dengan menghadirkan Sofyan RH. Zaid selaku penulis buku pintar “Menulis Puisi” dari teori ke praktek. Workshop kali ini dibagi menjadi dua batch. Batch pertama dilaksanakan tanggal 2 Mei dan Batch kedua tanggal 3 Mei 2025. Masing-masing batch tersedia 200 peserta. Karena terbatas diharapkan segera mendaftarkan diri melalui link https://forms.gle/SZTDddrwovrahRuzTA.
Sementara Kadispendik Banyuwangi Suratno melalui Kepala Bidang Sekolah Menengah Pertama (Kabid SMP) Didik Eko Wahyudi menyampaikan bahwa setiap guru, terutama guru bahasa Indonesia wajib meng-upgrade keilmuannya. Melalui workshop ini diharapkan peserta bisa mengikuti, menyadur apa yang nanti akan dipaparkan narasumber. “Selanjutnya peserta bisa langsung mempraktikan dengan cara menularkan ilmunya ke siswa,” ujar Didik.
Selain itu peserta workshop nantinya juga mendapatkan langsung buku “Menulis Puisi” dari teori ke praktek. Sekaligus peserta akan berkesempatan dalam lomba cipta puisi sebagai rangkaian lanjutan workshop.
Editor : Gerda Sukarno Prayudha