Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Salah Kaprah Puisi Itu Harus Indah dan Bermakna, Padahal Tidak Harus. Penasaran? Segera Buktikan di Workshop “Menulis Puisi” Pada Mei Nenti

Gerda Sukarno Prayudha • Jumat, 25 April 2025 | 23:36 WIB

TAHUN LALU : Guru dan siswa yang mengikuti liga puisi sebagai event tahunan Jawa Pos Radar Banyuwangi
TAHUN LALU : Guru dan siswa yang mengikuti liga puisi sebagai event tahunan Jawa Pos Radar Banyuwangi
RadarBanyuwangi.id – Selama ini, kita telah salah kaprah menganggap puisi. Dimana puisi itu haru indah dan bermakna. Padahal tidak harus! Lha terus puisi itu yang bagaimana? Puisi terbuat dari sar pikiran dan pati perasaan. Dikemas bahasa dengan kata terpilih.

Dan masih banyak lagi penjelasan apa sebenarnya puisi? Puisi yang tertulis dan tidak tertulis? Tujuan menciptakan puisi? Enam manfaat puisi dan lain sebagainya. Kesemuanya akan dikupas tuntas dalam workshop “Menulis Puisi” dari teori menjadi praktek yang akan dilaksanakan pada 2 dan 3 Mei mendatang.

Workshop ini merupakan kerja dari Jawa Pos Radar Banyuwangi bersama Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia. Dengan menghadirkan Sofyan RH. Zaid selaku penulis buku pintar “Menulis Puisi” dari teori ke praktek. Workshop kali ini dibagi menjadi dua batch. Batch pertama dilaksanakan tanggal 2 Mei dan Batch kedua tanggal 3 Mei 2025. Masing-masing batch tersedia 200 peserta. Karena terbatas diharapkan segera mendaftarkan diri melalui link https://forms.gle/SZTDddrwovrahRuzTA.

Sementara Kadispendik Banyuwangi Suratno melalui Kepala Bidang Sekolah Menengah Pertama (Kabid SMP) Didik Eko Wahyudi menyampaikan bahwa setiap guru, terutama guru bahasa Indonesia wajib meng-upgrade keilmuannya. Melalui workshop ini diharapkan peserta bisa mengikuti, menyadur apa yang nanti akan dipaparkan narasumber. “Selanjutnya peserta bisa langsung mempraktikan dengan cara menularkan ilmunya ke siswa,” ujar Didik.

Selain itu peserta workshop nantinya juga mendapatkan langsung buku “Menulis Puisi” dari teori ke praktek. Sekaligus peserta akan berkesempatan dalam lomba cipta puisi sebagai rangkaian lanjutan workshop.

Editor : Gerda Sukarno Prayudha
#menulis puisi #dispendik #teori #workshop #praktek #liga puisi #bahasa indonesia #banyuwangi