RADAR BANYUWANGI - Penampilan sepuluh finalis Lomba Dai Cilik yang berlangsung di Rupatama Polresta Banyuwangi, Selasa (11/3) mengundang decak kagum dewan juri dan penonton.
Penonton berkali-kali memberikan aplaus untuk penampilan juru dakwah cilik tersebut.
Komentar positif juga diunggah di live chat pemirsa Radar Banyuwangi TV yang menyiarkan langsung event tersebut.
”Ini acara yang sangat bagus, jarang sekali digelar di Banyuwangi. Luar biasa langkah yang dilakukan Kapolresta Banyuwangi Bapak Rama Samtama Putra. Acara seperti harus digelar lagi tahun depan,” ujar Mohammad Mochtar Latifil Ansori, suporter dari Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, Karangdoro, Tegalsari.
Baca Juga: Daftar SNBT 2025 Dimulai Hari Ini, Jangan Lupa Simpan Permanen Akun SNPMB
Setelah melalui penilaian yang cukup alot, dewan juri berunding sejenak. Sebab, nilai para pemenang hanya terpaut tipis. Ini menunjukkan kalau kualitas dai cilik benar-benar bagus.
Untuk kategori SD/MI, dewan juri memutuskan Ahmad Syauqi Ghifari sebagai juara 1. Siswa SDN 1 Kalibaru Wetan itu mengumpulkan nilai 1.735.
Disusul juara 1 kategori SMP/MTs disabet oleh Ahmad Aqil Wamiq Billah. Siswa MTs Miftahu Huda itu meraih nilai 1.740.
Apa kata Syauqi Ghifari setelah dinobatkan sebagai juara 1 Lomba Dai Cilik kategori SD/MI? Siswa yang masih duduk di bangku SD kelas IV tersebut tidak butuh waktu lama mengikuti ajang bergengsi tersebut.
Syauqi yang kerap langganan juara lomba pidato tingkat kecamatan hanya perlu waktu seminggu untuk menguasai materi yang disampaikan dalam Lomba Dai Cilik.
”Saya hanya butuh waktu 7 hari untuk latihan,” ujarnya.
Syauqi mengaku materi yang disampaikan merupakan hasil pembelajaran bersama orang tuanya dan guru di sekolahnya. ”Bukan hafalan, tapi penguasaan materi,” jelasnya.
Syauqi menyebut ajang tingkat kabupaten ini baru pertama kali diikuti. Sebelumnya dia hanya ikut lomba tingkat kecamatan saja.
”Baru pertama, tapi memang sudah sering juara. Semoga terus bisa digelar, terima kasih kepada Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rama Samtama Putra dan Radar Banyuwangi,” ungkapnya.
Atmawi, orang tua Syauqi mengaku bangga kepada anaknya. Dia juga berterima kasih kepada Polresta Banyuwangi dan Radar Banyuwangi yang telah mengadakan Lomba Dai Cilik.
”Ini sebagai wadah anak-anak dalam berkreasi dan menunjukkan bakat kemampuan mereka sehingga mereka bisa mengekspresikan diri mereka,” pungkasnya.
Hal senada diungkapkan oleh Ahmad Aqil Wamiq, juara 1 kategori SMP/MTs. Wamiq mengaku senang dan bangga bisa menjadi juara 1.
”Masyaallah, saya tak bisa mengungkapkan kebahagiaan ini. Pokoknya senang dan bangga,” ucapnya.
Wamiq menyebut hanya butuh waktu sepekan untuk menyiapkan materi lomba dai cilik. Dia mengaku dibimbing oleh ibunya sendiri selama mengikuti berbagai event lomba.
”Dalam Lomba Dai Cilik yang diadakan Polresta Banyuwangi saya mengambil tema bahaya narkoba. Terima kasih kepada teman-teman, bapak dan ibu guru yang telah mendukung saya bisa juara,” kata Wamiq sembari tersenyum. (rio/aif/c1)
Para Juara Dai Cilik
Kategori SD/MI
Juara 1: Ahmad Syauqi Ghifari
Skor: 1.735
Asal Sekolah: SDN 1 Kalibaru Wetan
Juara 2: Adiba Calya Hasyim
Skor: 1.720
Asal Sekolah: MI Darul Hidayat
Juara 3: Rafellya Mariana Putri
Skor: 1.711
Asal Sekolah: SDN 2 Parijatah Kulon
Juara Harapan 1: Ayan Tsabitah
Skor: 1.694
Asal Sekolah: MI Al Amien
Juara Harapan 2: Azyan Barirah Syamlan
Skor: 1.649
Asal Sekolah: SD Al Irsyad Al Islamiyah
Kategori SMP/MTs
Juara 1: Ahmad Aqil Wamiq Billah
Skor: 1.740
Asal Sekolah: MTs Miftahu Huda
Juara 2: Lutffhia Naasya Putri
Skor: 1.739
Asal Sekolah: MTs AL Amirriyah
Juara 3: Azkiya Millah Rayyana
Skor: 1.712
Asal Sekolah: MTsN 1 Banyuwangi
Juara Harapan 1: Moh. Alfin Rohimi
Skor: 1.698
Asal Sekolah: SMPN 4 Satu Atap Muncar
Juara Harapan 2: Meazza Azahra Maisafta
Skor: 1.682
Asal Sekolah: SMPN 1 Tegaldlimo
Juara Favorit Pilihan Netizen
Azkiya Millah Rayyana
Jumlah Like: 4.949
Asal Sekolah: MTsN 1 Banyuwangi
Editor : Ali Sodiqin