Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

LKBB 2024 Tanamkan Kreativitas dan Nilai Disiplin, Hari Pertama Pertandingkan 31 Tim

Bagus Rio Rohman • Selasa, 24 September 2024 | 15:37 WIB
Tim SMA tampil di hari pertama LKBB di lapangan indoor GOR Tawangalun Banyuwangi, Senin (23/9)
Tim SMA tampil di hari pertama LKBB di lapangan indoor GOR Tawangalun Banyuwangi, Senin (23/9)

RadarBanyuwangi.id – Ajang Lomba Kreasi Baris-Berbaris (LKBB) resmi dimulai, Senin (23/9). Pada gelaran hari pertama ada 31 tim dari jenjang SMA/SMK yang bertanding.

Sementara hari ini (24/9), giliran untuk peserta jenjang SMP yang diikuti 44 tim. Sedangkan pada Rabu (25/9) besok, akan ada 21 tim dari jenjang SD/MI yang berlaga di LKBB. 

Event hasil kerja bareng Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banyuwangi dan Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa) tersebut dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Sekkab Banyuwangi Guntur Priambodo.

Hadir pula Plt Kadisbupar Taufik Rohman, Plt Kadispora M. Alfin Kurniawan, serta Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Suratno.

LKBB tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini jumlah peserta meningkat drastis.

Total ada  96 tim dari jenjang SMA/SMK, SMP/MTs, hingga SD/MI.

”Kita patut bersyukur, ajang LKBB tahun ini semakin dinikmati oleh masyarakat. Peserta yang ikut lomba juga semakin banyak,” ujar Pj Sekkab Banyuwangi Guntur Priambodo.

Guntur mengatakan, ajang LKBB bukan hanya untuk menunjukkan kemampuan fisik.

Lebih dari itu, event tahunan ini menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai penting seperti disiplin, kekompakan, serta semangat kebersamaan.

Pj Sekkab Banyuwangi Guntur Priambodo menyalami perwakilan peserta LKBB 2024 di lapangan indoor GOR Tawangalun, Senin (23/9).
Pj Sekkab Banyuwangi Guntur Priambodo menyalami perwakilan peserta LKBB 2024 di lapangan indoor GOR Tawangalun, Senin (23/9).

”Dalam baris-berbaris tidak hanya berlatih bergerak secara serentak, namun juga belajar berkolaborasi, bekerja sama dan memperkuat solidaritas antarsesama,” katanya.

LKBB dapat menciptakan sebuah harmoni yang indah dan rapi. Yakni, melatih sekaligus menjaga kebersamaan, kekompakan, berkolaborasi, dan sebagainya.

”Dengan latihan baris-berbaris akan timbul semangat patriotisme.  Bagaimana para peserta nantinya menjadi kader bangsa yang cinta pada negara, bangsa, dan cinta terhadap Tuhan,” ungkapnya.

Kadispendik Banyuwangi Suratno mengapresiasi kegiatan LKBB. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat mencetak generasi yang disiplin.

”Kenapa disiplin? Karena dalam ajang ini peserta juga harus disiplin. Agar gerakan mereka sama, jika tidak sama pada gerakan mereka tentunya akan berantakan,” katanya.

LKBB juga menjadi ajang untuk menumbuhkan pendidikan karakter para pelajar.

”Kegiatan ini juga melatih konsentrasi anak. Ketika anak tidak berkonsentrasi, maka gerakan mereka dalam LKBB bisa terlepas dari komando regunya,” ungkap Suratno.

Plt Kadispora M. Alfin Kurniawan menyebut, LKBB tahun 2024 jauh berbeda dengan tahun 2023.

Selain jumlah pesertanya yang semakin banyak, untuk gelaran kali ini ada pula tim yang anggotanya laki-laki digabung perempuan.

”Ajang LKBB sebenarnya pengganti dari kegiatan gerak jalan dalam perayaan Agustusan. Kami pilih LKBB karena diharapkan bisa lebih meningkatkan kreativitas para pelajar. Pelatih LKBB juga ada yang dari mantan-mantan paskibra,” kata Alfin. (rio/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#LKBB 2024 #Lomba kreasi baris berbaris #sma #SMK #Dinas pemuda dan olahraga #dispora #GOR Tawangalun #banyuwangi