RadarBanyuwangi.id - Technical meeting Lomba Kreasi Baris Berbaris (LKBB) 2024 digelar di Grha Pena Jawa Pos Radar Banyuwangi, Rabu (18/9).
Tahun ini, jumlah peserta even yang digagas Jawa Pos Radar Banyuwangi bersama Dispora itu tampak melonjak lebih dari 40 persen dari tahun sebelumnya.
Sejak pagi tampak puluhan peserta yang akan kembali berkompetisi pada LKBB tahun ini berkumpul di ruang lantai 3 Grha Pena.
Tahun ini tercatat ada 95 tim yang berpartisipasi pada LKBB. Jumlah ini jauh meningkat dari tahun sebelumnya. Tahun lalu ada 60 tim yang berpartisipasi dari jenjanh SMP dan SMA.
"Tahun ini ada 95 tim. 21 tim dari SD, 43 tim dari SMP dan 31 tim dari SMA," kata Panitia LK BB, Gerda Sukarno. Dia menambahkan, ada beberapa perubahan regulasi yang diterapkan tahun ini.
Yang pertama terkait penghitungan waktu atau timer lomba yang dimulai dari awal peserta masuk ke dalam area lomba. Kemudian, untuk peserta tahun ini tidak ada klasifikasi yang membedakan antara tim putra dan putri.
Tim peserta boleh mencampur komposisi personelnya. baik putra maupun putri. "Untuk kategori SD-MI, durasi waktu yang diberikan untuk tampil maksimal 5 menit. Sedangkan SMP dan SMA 10 menit. Perlombaan nanti menerapkan sistem nilai poin. Peserta bisa mendapat nilai tambah maupun pengurangan poin, dari penampilan yang disajikan saat lomba," tegasnya.
Kasi Olahraga Dispora Banyuwangi, Hariyono menambahkan, dirinya berharap akan ada nilai plus yang diterima oleh para siswa yang menjadi peserta.
Minimal, peserta akan menjadi lebih disiplin karena terbawa kebiasaan latihan saat mengikuti LKBB.
Kemudian, kreativitas dam kekompakan siswa juga bisa terbentuk lebih erat. "Semoga tahun ini tim-tim yang bertanding lebih kreatif dan kompetitif, " kata Hariyono.
Sementara itu, salah satu peserta Doni Suwande Pratama mengatakan diirinya sudah mempersiapkan timnya selama lebih dari satu bulan untuk turun di LKBB.
Pria yang melatih tim LKBB SMKN Kalibaru optimis bisa bersaing untuk memperebutkan juara. Apalagi, Doni juga permah menjadi juara LKBB di tingkat kabupaten Banyuwangi pada 2019 silam.
"Optimistis bisa tampil maksimal, waktu satu bulan ini kita maksimalkan dengan baik," tegasnya. (fre)
Editor : Ali Sodiqin