RadarBanyuwangi.id – Banyak unsur penilaian dalam Lomba Kreasi Baris-Berbaris (LKBB) 2024.
Selain gerakan wajib, keserasian, hingga kekompakan gerakan, yel-yel yang ditampilkan peserta juga ikut dinilai.
Kegiatan lomba kreasi baris berbaris ini diharapkan mampu menumbuhkan sikap jasmani yang tegap dan tangkas, rasa persatuan, serta disiplin.
Sehingga dengan demikian, generasi muda senantiasa dapat mengutamakan kepentingan tugas di atas kepentingan individu.
Kegiatan yang banyak dilaksanakan kalangan pelajar ini, secara tidak langsung juga menanamkan rasa tanggung jawab.
Selain itu, juga mampu menumbuhkan rasa persatuan, rasa senasib sepenanggungan, serta ikatan batin yang sangat diperlukan dalam menjalankan tugas.
Sementara itu, karena kegiatan LKBB akan ada penilaian dari juri. Penilaian dari LKBB biasanya diambil dari beberapa kriteria.
Meski begitu, semua bergantung sistem yang ditetapkan panitia. Ada yang menerapkan sistem poin. Bila ada kesalahan, otomatis poin akan dikurangi.
Selain itu, kriteria penilaian itu biasanya berupa kekompakan dan kerapian gerakan yang ditampilkan oleh barisan.
“Dalam baris berbaris pada dasarnya melatih kedisiplinan, jadi yang utama dilihatkan adalah kedisiplinan,” kata Kapolsek Sempu, AKP Nanang Wardhana.
Nanang menuturkan, selain kekompakan dan kedisiplinan barisan, variasi dalam yel-yel biasanya juga dinilai.
"Ketika yel-yelnya menarik, dan dieksekusi dengan baik, akan berpengaruh pada nilai yang diberikan," tuturnya. (sas/bay)
Editor : Ali Sodiqin