RadarBanyuwangi.id – Program Jagoan Tani 2023 terus bergulir. Setelah sebelumnya 100 tim dinyatakan lolos seleksi proposal dan verifikasi lapangan, kini pihak panitia telah berhasil menjaring 33 tim terbaik yang berhak melenggang ke tahap mentoring.
Tim panitia Jagoan Tani telah menggelar rapat pleno di kantor Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) untuk menentukan 33 tim terbaik pada Senin (17/7).
Ada sejumlah aspek penilaian dalam menentukan tim-tim terbaik tersebut, mulai kreativitas atau inovasi, tingkat penerapan teknologi informasi (TI), keberlanjutan, ekonomi, dan penguasaan materi atau pemaparan.
Ketua Pelaksana Program Jagoan Tani 2023 Abdul Halim mengatakan, keputusan melalui sidang pleno adalah keputusan yang mutlak. Berdasar hasil sidang pleno, terpilih 33 tim dari lima subbidang, yakni bidang tanaman pangan, hortikultura, peternakan, perikanan, dan gabungan.
Halim menuturtkan, selanjutnya 33 tim terpilih tersebut akan mengikuti tahap mentoring oleh tim Jagoan Indonesia dengan menghadirkan para narasumber atau fasilitator yang terdiri dari pakar, akademisi, praktisi, dan entrepreneur andal. ”Mentoring digelar secara luring (offline) mulai Kamis (20/7) sampai Jumat (21/7).
Halim berharap, seluruh peserta yang lolos dapat melakukan evaluasi dan menyiapkan diri dengan baik. Sehingga, mereka bisa lebih mengembangkan materi dengan baik.
”Tentu setelah melakukan pengerucutan lebih kecil, tantangan akan semakin tinggi. Penilaian pun akan semakin ketat. Kami juga akan semakin bingung memilih yang terbaik,” kata dia.
Diberitakan sebelumnya, program Jagoan Tani yang rutin digelar Pemkab Banyuwangi sejak 2018 mendapat animo luar biasa besar dari generasi muda Bumi Blambangan. Ratusan anak muda yang memiliki passion di bidang pertanian mendaftarkan diri untuk turut berkompetisi pada ajang tersebut.
Bupati Ipuk Fiestiandani mengaku senang program besutan pemkab tersebut mendapat respons bagus. Setiap tahun ratusan orang mendaftar untuk mengikuti program inkubasi agribisnis tersebut.
”Semoga ini menjadi harapan baik bagi kita semua, ke depan masih banyak anak muda yang tertarik dan akan mengembangkan sektor pertanian,” ujarnya, Jumat lalu (14/7).
Sekadar diketahui, seleksi peserta Jagoan Tani dilakukan secara ketat dan berjenjang sejak 21 Juni hingga 7 Juli 2023 lalu. Hasilnya, kini telah terjaring 33 tim peserta terbaik yang selanjutnya mengikuti mentoring sebagai bekal adu ide dan gagasan agribisnis.
Bupati Ipuk menambahkan, berdasar informasi yang dia terima Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Banyuwangi, sekitar 700 orang yang tergabung dalam ratusan tim ikut mendaftar Jagoan Tani.
”Selamat kepada tim terpilih. Semoga semuanya bisa mengikuti setiap tahap dengan lancar,” kata dia. (tar/sgt/c1)
Editor : Ali Sodiqin