RadarBanyuwangi.id – Program Jagoan Tani yang diselenggarakan Pemkab Banyuwangi melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Disperta-Pangan) memasuki babak baru. Pihak panitia menggelar rapat pleno seleksi proposal, Selasa (27/6). Hasilnya, dari total 212 tim yang telah mendaftar dan mengirimkan proposal, dikerucutkan menjadi 151 tim.
Rapat pleno tersebut dihadiri tim seleksi dari masing-masing bidang. Seperti bidang hortikultura, bidang peternakan, bidang perikanan, dan bidang tanaman pangan.
Kepala Bidang (Kabid) Ketahanan Pangan Disperta-Pangan Abdul Halim mengatakan, dari 212 tim yang telah mendaftar dan mengirimkan proposal, kemudian dipilih 151 tim. Perinciannya, bidang tanaman pangan terpilih 32 tim dari 40 pendaftar, bidang hortikultura dan perkebunan terpilih 45 tim dari 68 pendaftar, bidang peternakan berhasil memilih 30 tim dari 37 pendaftar, bidang perikanan terjaring 14 tim dari 29 pendaftar, dan tim gabungan memilih 30 tim dari 39 pendaftar.
”Tentu penilaian yang dilaksanakan melewati proses penilaian yang ketat dan pertimbangan yang matang. Kami berharap peserta dapat fokus dan konsisten dalam menyelesaikan kegiatan ini. Nama-nama tim peserta yang lolos kami umumkan hari ini (kemarin),” ujar Halim.
Halim menambahkan, pada proses penilaian, ada tiga aspek yang dicermati. Tiga aspek dimaksud adalah rintisan usaha yang digambarkan oleh peserta, produk yang ditawarkan, serta cara tim tersebut melakukan branding usaha.
Setelah melakukan pleno penyeleksian proposal, para peserta Jagoan Tani diharapkan bersiap untuk melakukan verifikasi lapang. Proses verifikasi lapang dijadwalkan pada digelar Juli mendatang.
Setelah mengikuti berbagai proses seleksi, peserta yang lolos dan berlanjut dari hasil verifikasi lapang akan kembali disaring hingga ditetapkan menjadi 100 tim terpilih. ”Sebanyak 100 tim tersebut yang akan mengikuti mentoring oleh tim Jagoan Indonesia. Di sana peserta benar-benar berlaga menyampaikan proposal yang dimiliki dan tentu mendapat pembinaan oleh tim yang telah disiapkan,” kata Halim. (tar/sgt/c1)
Editor : Ali Sodiqin